Buruh Menabung, Jamsostek Menghamburkan

Direksi Jamsostek sembrono dalam menginvestasikan duit asuransi milik buruh se-Indonesia. Akibatnya rugi miliaran rupiah.

Minggu, 9 Juni 2002

SEBUAH memo dilayangkan ke meja Direktur Utama PT Jamsostek, Achmad Djunaedi, pada 19 November 2001. Memo yang dilampiri satu berkas dokumen itu diteken oleh Direktur Keuangan dan Informasi, Lukman Nulhakim. Isinya mengejutkan: ada investasi Rp 748 miliar yang tak diikat dengan kontrak. Penempatan dana sebesar itu dilakukan pada PT Dahana (BUMN) dan tiga perusahaan sekuritas, yakni Panin Sekuritas, Rifan Financindo, dan Asjaya Indosurya. Sela

...

Berita Lainnya