Sendiri

Trosky seorang sosialis-marxis. Ia tak percaya, ada orang yg bisa bekerja utk semua orang. Di bawah kapitalisme tiap orang memikirkan diri sendiri. Siapapun tak berhak memikirkan kepentingan semua.

Sabtu, 21 September 1991

DI bawah kapitalisme, kata Trotsky, tiap orang memikirkan dirinya sendiri. Pada saat yang sama, tak seorang pun yang memikirkan nasib semua orang. Tapi siapa gerangan yang mampu memikirkan nasib semua orang? Trotsky tak menjawab. Seorang Marxis seperti dia tak percaya bahwa ada orang yang bisa bekerja untuk semua orang. Masyarakat terdiri dari kelas-kelas. Tapi, jika ada "makhluk" yang tak memikirkan dirinya sendiri, bagi seorang sosialis...

Berita Lainnya