'Dikeroyok' 18 Kepala

Senin, 12 September 2016

TAK seperti ketika menggarap Tesaurus Bahasa Indonesia (2006), Eko Endarmoko tak bekerja sendiri saat menyelesaikan Tesamoko: Tesaurus Bahasa Indonesia Edisi Kedua (2016). Ada 18 orang yang "mengeroyok" buku baru ini. Mereka berasal dari bermacam latar belakang, seperti linguis, pengajar, penyunting, penulis, dan penerjemah. Mereka tergabung dalam Gerombolan Tesamoko—sebutan yang dicetuskan anggota tim dan pakar linguistik dari Universitas Indone

...

Berita Lainnya