1/0

text

Kisah Muyasarah, Pengasuh Pesantren Yang Bantu Penyintas Korban Pemerkosaan

KASUS yang menimpa Nadia bukan nama sebenarnya ini, menginspirasi Hanifah Muyasarah untuk mendirikan rumah aman bagi korban kekerasan seksual. Muyasarah adalah pengasuh Pondok Pesantren Putri Al-Ihya Ulumaddin, Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

 

7 Mei 2022


PONDOK Pesantren Putri Al-Ihya Ulumaddin tak jauh berbeda dibandingkan pesantren lain.
Di tempat ini, ribuan santri setiap hari memperdalam ilmu agama. Tak hanya mengajarkan ilmu agama bagi para santri. Pengasuh pesantren ini, Hanifah Muyasarah, menginisiasi pendirian rumah aman untuk perempuan korban kekerasan seksual.

"Kami mengadvokasi tak hanya korban kekerasan seksual, tetapi kami juga advokasi korban KDRT, namun memang yang paling banyak anak-anak menjadi korban adalah kekerasan seksual," ungkap Muyasarah kepada Tempo.

Rumah aman yang didirikan Muyasarah tek lepas dari gerakannya membantu seorang penyintas kekerasan seksual 16 tahun silam. Saat itu sang korban, Nadia, baru lulus kelas tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Nadia mengalami trauma hebat akibat pemerkosaan. Berhari-hari ia disekap dan diperkosa bergantian oleh empat lelaki.


Kini keberadaan rumah aman di pesantren ini kini hanya diketahui segelintir keluarga besar pesantren demi alasan keamanan dan kerahasiaan korban.

Simak video selengkapnya.

2022-05-16 19:34:12


1/0


Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.