Konservasi Gajah

  • Binasa Gajah di Pelupuk Mata
    Lingkungan

    Binasa Gajah di Pelupuk Mata

    Kematian gajah Sumatera di Riau marak. Setidaknya 24 ekor gajah mati dalam rentang waktu 2015-2020. Fragmentasi habitat gajah akibat konversi hutan menjadi lahan perkebunan dan hutan tanaman industri kian memudahkan pemburu membunuh binatang besar itu untuk diambil gadingnya. Liputan ini merupakan kolaborasi antara Tempo, Tempo Institute, dan Mongabay.

  • Datuk Malang di Balai Raja
    Lingkungan

    Datuk Malang di Balai Raja

    Habitat gajah di kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja kian sempit. Proyek jalan lingkar dan jalan tol tambah menggencet keberadaan mereka.

  • Kopi Gajah
    Angka

    Kopi Gajah

    KOPI luak bukan lagi kopi termahal sedunia. Label itu kini milik kopi gajah yang dikembangkan Black Ivory Coffee Company, perusahaan asal Thailand.

  • Pintu Baru Konflik Komunal
    Investigasi

    Pintu Baru Konflik Komunal

    Pembangunan jalan tambang di Hutan Harapan akan membuka akses perambahan kian lebar. Keberagaman hayati kian terancam.

  • Terenyuh Gajah yang Terluka
    Laporan Khusus

    Terenyuh Gajah yang Terluka

    Pertemuan Solfarina dengan Dita, gajah betina berkaki pincang, mengubah jalan hidupnya. Bersama Rimba Satwa, Solfarina menjadi tameng pelindung para gajah di hutan-hutan Sumatera.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.