DPR

  • Politik Keluarga
    Arsip

    Politik Keluarga

    Arsip 4 Oktober 1987.

  • Suara Kritis untuk Omnibus
    Pokok dan Tokoh

    Suara Kritis untuk Omnibus

    Pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja tak hanya memicu protes dari kelompok mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil, tapi juga dari kalangan seniman dan sastrawan. Melanie Subono, Cholil Mahmud, serta Puthut EA turut menyampaikan sikap dengan cara masing-masing.

  • Pasal Klandestin dari Gedung Nusantara
    Laporan Utama

    Pasal Klandestin dari Gedung Nusantara

    Sejumlah naskah Undang-Undang Cipta Kerja muncul setelah disahkan. Berbagai perbedaan muncul dalam setiap draf, beberapa di antaranya terkait dengan substansi. Fraksi Golkar ngotot mempertahankan kluster perpajakan, yang muncul belakangan. Dituding tak pernah diputuskan bersama.

  • Jalan Buntu Omnibus Law
    Opini

    Jalan Buntu Omnibus Law

    Menguji material Undang-Undang Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi akan sama tidak efektifnya dengan meminta Presiden mengeluarkan perpu. Saatnya melawan lewat pembangkangan sipil.

  • DPR, Cap Stempel Pemerintah
    Arsip

    DPR, Cap Stempel Pemerintah

    Kinerja DPR pada 1970-an dinilai buruk karena cenderung patuh kepada pemerintah dan memuluskan semua rancangan yang datang dari inisiatif pemerintah. Dijuluki cap stempel pemerintah.

  • Enak Dibaca dan Perlu

    Berlangganan

    Dapatkan diskon 45% di setiap pembelian paket berlangganan TEMPO.

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.