Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kalau Bandel, Kami Cabut Izin Usahanya

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso memaparkan kebijakan lembaganya terkait dengan kasus gagal bayar dan dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).  Dia juga menjelaskan strategi OJK mengatur maraknya perusahaan investasi bodong, hingga menjamurnya jasa pinjaman online.

i Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso berpose di Gedung OJK Solo, Jawa Tengah, Ahad, 16 Februari 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso berpose di Gedung OJK Solo, Jawa Tengah, Ahad, 16 Februari 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
  • Dugaan pelanggaran PT Asuransi Jiwasraya telah dideteksi oleh OJK sejak lembaga pengawas keuangan itu masih bernama Bapepam-LK pada 2004. .
  • Ketua OJK Wimboh Santoso berjanji akan mereformasi sektor industri keuangan non-bank termasuk ekosistemnya untuk memperkuat industri asuransi.
  • Masyarakat masih rentan menjadi korban penipuan perusahaan investasi bodong dan jasa pinjaman online meskipun OJK telah memberikan edukasi. .

OTORITAS Jasa Keuangan menjadi sorotan dengan mencuatnya kasus gagal bayar dan dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Banyak pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat, menilai lembaga regulator industri keuangan itu lalai dalam mengawasi perusahaan asuransi pelat merah tertua tersebut. Akibatnya, Jiwasraya terbelit skandal yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 17 triliun.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh

...

Reporter Mahardika Satria Hadi - profile - https://majalah.tempo.co/profile/mahardika-satria-hadi?mahardika-satria-hadi=162769611976


OJK Wimboh Santoso Jiwasraya Fintech Otoritas Jasa Keuangan

Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.