Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: Tugas Pemimpin Bukan Memanaskan Suasana

Wacana penolakan hitung cepat suara pemilihan presiden 2019 merisaukan Presiden Joko Widodo. Bukan karena sebagian besar lembaga survei menempatkan dia bersama calon wakil presiden Kiai Haji Ma’ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, melainkan karena metode ilmiah itu tergusur post-truth.

i Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: Tugas Pemimpin Bukan Memanaskan Suasana/TEMPO/Subekti
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo: Tugas Pemimpin Bukan Memanaskan Suasana/TEMPO/Subekti

“Rasionalitas kita hilang,” kata Jokowi. Dikenal juga dengan pasca-kebenaran, post-truth adalah kondisi ketika fakta tidak terlalu berpengaruh dalam membentuk opini publik dibanding emosi dan keyakinan personal.

Jokowi, 57 tahun, merasa mendapat angin setelah membaca Koran Tempo edisi Kamis, 25 April 2019. Dia menggunting dan menyimpan editorial harian itu di meja kerjanya. Bertajuk “Propaganda Kecurangan Pemilu”, tulisan

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163257456550



Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.