Surat 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Surat

Ralat Berita RUU Tembakau

Kami ingin meluruskan isi majalah Tempo edisi 27 Mei-2 Juni 2013 khususnya pada infografis berjudul "Perang Kretek".

i

Ralat Berita RUU Tembakau

Kami ingin meluruskan isi majalah Tempo edisi 27 Mei-2 Juni 2013 khususnya pada infografis berjudul "Perang Kretek".
1.Pada deretan tahun 2011, poin 2, tertulis: "Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek mengajukan draf RUU Pertembakauan". Seharusnya poin ini masuk deretan di bawah tahun 2012 karena Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek baru mengajukan RUU Pertembakauan pada 7 Oktober 2012.
2.Selanjutnya, beberapa peristiwa penting lain: pada 16 Desember 2011, Dewan Perwakilan Rakyat mendrop RUU Pengendalian Dampak Produk Tembakau terhadap Kesehatan dari Program Legislasi Nasional 2012; 24 Desember 2012, Presiden meneken Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan; dan 13 Desember 2012, DPR memasukkan RUU Pertembakauan yang disusun Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek dan Tim Revitalisasi Pertembakauan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke prioritas legislasi 2013. Catatan: Forum Parlemen tidak ikut dalam penyusunan RUU ini.
3.Tahun 2013 poin 2 tertulis: "DPR mensosialisasi RUU Pertembakauan". Ya benar, pada 27-28 Maret, DPR mensosialisasi RUU Pertembakauan ke tiga provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Itsnaeni Abas
Komite Nasional Pengendalian Tembakau

Keberatan TAPOL

Melalui surat ini, kami yang bekerja di TAPOL, organisasi hak asasi manusia di Inggris, mengajukan keberatan terhadap pemberitaan "Bintang Kejora di Marston Road" di majalah Tempo edisi 13-19 Mei 2013, yang mengutip pernyataan salah satu anggota staf kami. Keberatan itu adalah Tempo tidak meminta izin wawancara kepada anggota staf kami. Tempo hanya mempertanyakan secara informal beberapa hal sebagai latar belakang informasi dari materi pemberitaan.

Kami tidak memberikan pernyataan dan informasi seperti yang dikutip Tempo. TAPOL adalah organisasi hak asasi manusia independen yang tidak memiliki afiliasi dengan, dan tidak mewakili, organisasi Free West Papua Campaign. Kami meminta majalah Tempo mengoreksi hal-hal tersebut di atas dan meluruskan persoalan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

Paul Barber
Koordinator TAPOL

Terima kasih atas klarifikasi Anda. Mohon maaf atas salah pengertian yang terjadi. - Redaksi

Bualan Marketing Asuransi MAG

PADA Kamis, 14 Februari 2013, sekitar pukul 04.00, mobil All New CR-V tahun 2012 pelat AB-1432-CN milik saya dicuri orang. Saya rugi Rp 360 juta. Berbekal surat tanda bukti lapor (STBL) dari polisi, saya mengajukan klaim ke Asuransi Multi Artha Guna (MAG) pada Senin, 18 Februari 2013. Pada 23 Maret 2013, pihak MAG menjawab, yang intinya menyatakan klaim saya ditolak karena tidak memenuhi syarat.

Saya orang awam terhadap perjanjian asuransi ataupun isi polis asuransi, tapi saya percaya pada yang disampaikan marketing MAG, yang satu grup dengan Bank Panin, bahwa kalau mengambil polis asuransi kendaraan bermotor dengan jaminan semua risiko (all-risk), semua klaim terhadap kejadian yang menimpa mobil saya akan dibayarkan asalkan ada surat dari kepolisian.

Ternyata yang disampaikan marketing MAG hanya bualan sesaat. Ada kesan MAG hendak mengabaikan hak-hak nasabah dan tidak mau membayarkan klaim yang saya ajukan. Padahal sudah jelas di STBL bahwa kasus ini benar-benar tindak pidana pencurian. Ini membuat saya kecewa berat terhadap pelayanan Asuransi Multi Artha Guna.

Zaenuddin Tauchid
Krangkungan, Sanggrahan, Condong Catur, Sleman


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=162406006180



Surat 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.