Selingan 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Van der Wijck dalam Imaji Hamka

Karamnya kapal Van der Wijck pada 1936 melatari kisah novel legendaris karangan Hamka. Roman fiksi yang berakhir tragis.

i Abdul Malik Karim Amrullah atau Hamka di Jakarta, 1974. Dok.TEMPO/Syahril Wahab
Abdul Malik Karim Amrullah atau Hamka di Jakarta, 1974. Dok.TEMPO/Syahril Wahab
  • Karamnya kapal Van der Wijck menginspirasi novel Hamka. .
  • Novel Hamka berlatar tragedi Van der Wijck dan memuat sejumlah detailnya.
  • Visualisasi kapal Van der Wijck dihidupkan melalui film drama. .

MAUT menjemput Hayati lebih cepat. Senin petang, 19 Oktober 1936, ia menumpang kapal Van der Wijck yang singgah di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kapal itu sejatinya hendak bergerak ke Semarang sebelum meneruskan perjalanan ke Palembang. Malangnya Hayati, ia selamanya tak bisa kembali ke kampungnya di Batipuh, Sumatera Barat. Kapal Van der Wijck tenggelam di perairan Lamongan, Jawa Timur, sekitar pukul 9 malam. Puluhan orang meninggal dalam k

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 36.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Isma Savitri


Van der Wijck Hamka Sastra Penulis Buku Cagar Budaya

Selingan 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.