Pokok dan Tokoh 2/7

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pembacaan sajak

Ike supomo, 41, membaca sajak bernafaskan islam yakni karya jalaluddin rumi, bertempat di tim jakarta. hadir pula para pembaca puisi lain: taufiq ismail, arifin c. noer dan sutardji calzoum bachri.

i
YANG paling cantik malam itu tentulah dia. Ya, Ike Soepomo -- dibandingkan misalnya dengan para pembaca puisi yang lain, yakni Taufiq Ismail, Arifin C. Noer, atau Sutardji Calzoum Bachri. Berdandan apik dengan blus lengan panjang warna biru, celana panjang agak gelap, Ike, yang punya nama asli Merdike Sulastri Tjokro, yang kini 41, tampak cerah. Kepalanya tertutup kerudung yang juga biru. Tak ayal lagi, Kamis malam pekan lalu di Taman Ismail Maruki, Jakarta, Ike bak putri dari negeri padang pasir. Sajak yang dibacanya pun sengaja dipilih yang bernapaskan keislaman, yakni karya Jalaluddin Rumi, pujangga besar sufi klasik. "Saya senang baca puisi yang sesuai dengan jiwa saya," kata ibu tiga anak yang telah menunaikan umrah dua kali dan ibadat haji sekali ini. Maka, citra pengarang novel pop yang jadi terkenal karena Kabut Sutra Ungu ini, malam itu, memang lain. Toh tetap saja ada yang nyeletuk, dari arah penonton, "Bintang film kok baca sajak...."

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161820061855



Pokok dan Tokoh 2/7

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.