Pokok dan Tokoh 3/6

Sebelumnya Selanjutnya
text

De mono fair

Dewi motik pramono mengadakan "de mono fair"di kawasan monas. pesertanya siswa-siswi dari lembaga pendidikan keterampilan kewiraswastaan de mono. fair ini dibuka menteri perdagangan arifin siregar

i
ADA Jakarta Fair, nanti di bulan Juni. Ada De Mono Fair, dan sudah dibuka Kamis pekan lalu. Kedua fair ini tidak ada hubungannya walau di tempat yang itu-itu juga, kawasan Monas, Jakarta. Yang pertama berkaitan dengan HUT Kota Jakarta. Yang kedua berkaitan dengan seorang wanita pengusaha, Dewi Motik Pramono, tapi bukan urusan ulang tahun. Apa hubungan Dewi dengan De Mono? "Lho, De Mono itu kan singkatan nama Dewi Motik Pramono," kata yang empunya nama. Setengah berkelakar ibu dua anak ini mengaku bahwa namanya punya nilai jual. "Jualan" pertama, ketika Mei tahun lalu, Dewi membuka Lembaga Pendidikan Keterampilan Kewiraswastaan (LPKK) dengan nama De Mono. Yang kedua, ya, Fair kali ini, yang dibuka oleh Menteri Perdagangan Arifin Siregar. Inilah arena praktek siswa-siswi LPKK De Mono setelah menimba ilmu setahun. "Melatih mereka untuk berani berusaha sendiri, bukan hanya ingin bekerja untuk orang lain saja," kata Dewi sambil tersenyum lebar. Sebagai "rektor", Dewi lalu menginspeksi sebagian dari 70 stan di situ. Mengenakan gaun warna terong, Dewi mampir menengok "toko-toko" yang menawarkan mulai dari kerajinan tangan sampai makanan. "Biar kecil-kecilan, siswa-siswi menjadi bos usaha sendiri," katanya. Di antara siswanya, ada 16 orang calon pensiunan Pertamina. "Besok-besok mereka bukan calon pensiunan, tapi calon konglomerat," kata Dewi.

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161836563561



Pokok dan Tokoh 3/6

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.