Pokok dan Tokoh 1/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Melawan Perundungan

Lewat media sosial, seksolog klinis Zoya Amirin terus menggencarkan edukasi tentang seks kepada masyarakat. Perundungan seksual yang berulang kali dialaminya tak membuat Zoya kapok berbagi ilmu.

i Zoya Amirin , Seksolog, di Jakarta, Rabu 28 April 2021. TEMPO/STR/Nurdiansah
Zoya Amirin , Seksolog, di Jakarta, Rabu 28 April 2021. TEMPO/STR/Nurdiansah

SEKSOLOG klinis Zoya Dianaesthika Amirin menjalankan tugas ganda. Selain memberikan edukasi seks kepada masyarakat, Zoya mesti melawan perundungan seksual yang masih kerap ia alami lewat kolom komentar di kanal YouTube dan akun Instagram miliknya.

Zoya mengatakan jumlah perundungan yang dialaminya masih bisa dihitung dengan jari ketika ia dulu mengisi acara Sexophone di stasiun televisi swasta. Ketika dia beralih wahana edukasi ke media sosial, perundungan itu menjadi-jadi. "Kekerasan gender berbasis online makin banyak dan hal itu terkadang membikin saya muak. Dalam sehari saya dilecehkan bisa berkali-kali," kata Zoya, 45 tahun, saat dihubungi Tempo, Senin, 26 April lalu.

Ketika Zoya membahas ukuran penis, misalnya, ada yang berkomentar meminta foto organ intimnya dilihat. Bahkan Zoya pernah dikirimi foto penis di laman Facebooknya. Pernah juga saat dia membahas alat bantu seks di Instagram, ada yang berkomentar memintanya memperagakan cara pemakaian alat itu.


Apabila mendapat komentar terlalu kasar, Zoya biasanya memblokir akun pemberi komentar tersebut. Ia juga sering melaporkan akun yang berkomentar nyeleneh ke Instagram atau YouTube setelah memperingatkannya. Jika cara itu tak mempan, ia tidak segan melabrak pelaku di media sosial.

162092155315

Berbagai perundungan itu tak membuat Zoya kapok. Setiap kali tebersit pikiran untuk berhenti, ia selalu teringat pada orang-orang yang merasakan manfaat atas ilmunya. Beberapa di antaranya mengirim pesan dan berterima kasih karena unggahannya telah menyelamatkan kehidupan pernikahan mereka. Bahkan ada korban perundungan yang menjadi berani bersuara. "Kalau membaca itu, saya selalu bersyukur. Rasanya seperti air sejuk di tengah padang gurun. Bagi saya, enggak worth it untuk berhenti," ujarnya.


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=162092155315


Pelecehan Seksual Zoya

Pokok dan Tokoh 1/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.