Menekuni Hobi Kopi, Pelatih Fisik PBSI Felix Ary Sampai Belajar dari Barista - Pokok dan Tokoh - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Hobi Menyangrai Biji Kopi

Pelatih fisik PBSI Felix Ary Bayu Marta menekuni hobi menyangrai biji kopi dalam dua tahun terakhir. Penasaran belajar teknik roasting seperti di Vietnam dan Thailand.

i Pelatih Fisik PP PBSI, Felix Ary Bayu Marta saat berpose di Cipayung, Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Pelatih fisik PBSI, Felix Ary Bayu Marta, saat berpose di Cipayung, Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2020. Tempo/Hilman Fathurrahman W

KEGEMARAN minum kopi dan kecintaan pada sejarah membawa Felix Ary Bayu Marta menekuni hobi baru. Di sela kesibukan menempa para atlet badminton nasional, pelatih fisik Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ini mendalami cara menyangrai biji kopi. “Saya pernah menonton sejarah kopi di TVRI. Ceritanya tentang pabrik kopi di Gayo, Aceh, yang dulu cukup besar selain di Eropa,” kata Felix, 44 tahun, saat dihubungi, Jumat, 16 Oktober lalu.

Dalam dua tahun terakhir, ia belajar kepada beberapa temannya yang menjadi barista profesional. Selain di Bandung, Felix menimba ilmu di Golden Heritage Koffie, kedai kopi di Malang, Jawa Timur, yang menyuguhkan pembuatan kopi dari pemanggangan, penyaringan, hingga penyajian. “Ternyata saya tertarik proses pengolahan kopi sejak awal, dari memilih biji kopi sampai me-roasting-nya,” ujarnya.

Di antara beberapa tipe pemanggangan, Felix menggemari medium roast karena tingkat kesulitannya lebih tinggi. “Kalau kelebihan bisa jadi dark (gosong),” ucapnya. Ia juga menyukai sangrai tingkat sedang lantaran kerap meracik minuman kopi dengan teknik penyajian tetes dan cold brew atau seduh dingin. Ihwal jenis biji kopi favorit, ia mengidolakan arabika Gayo dan Mandailing.


Felix masih menyimpan rasa ingin tahu terhadap teknik menyangrai biji kopi di Vietnam, Thailand, dan Kamboja. Di kedai-kedai kopi di sana, ia mengatakan, pemanggangan biji kopi tidak hanya dilakukan dengan mencampurkan garam, tapi juga mentega dan minuman beralkohol. “Saya hanya penasaran dari proses seperti itu menghasilkan kopi seperti apa,” tuturnya.

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-10-24 13:02:18

Kopi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia | PBSI

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB