Pokok dan Tokoh 1/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Menjemput Roh ke Kingston

Muhamad Egar atau Ras Muhamad, 33 tahun, merasa sedang mendapat berkah. Ia menjadi satu-satunya musikus dari Asia yang diundang tampil dalam Sierra Nevada World Music Festival di Mendocino County Fairgrounds, Boonville, California, Amerika Serikat, pada 17-19 Juni lalu.

Ras mengatakan undangan ini seharusnya bisa ia penuhi tahun lalu. Tapi kala itu proses pengurusan visa tak lancar sehingga ia batal tampil di salah satu panggung kecil yang disediakan panitia. Tahun ini ia merasa beruntung karena bisa hadir di festival yang sudah berusia 22 tahun itu dan tampil di panggung utama pada hari puncak acara. "Alhamdulillah, kesampaian dan malah mendapat panggung yang besar," ucap Ras saat dihubungi Tempo, Jumat pekan lalu.

i

MUHAMAD Egar atau Ras Muhamad, 33 tahun, merasa sedang mendapat berkah. Ia menjadi satu-satunya musikus dari Asia yang diundang tampil dalam Sierra Nevada World Music Festival di Mendocino County Fairgrounds, Boonville, California, Amerika Serikat, pada 17-19 Juni lalu.

Ras mengatakan undangan ini seharusnya bisa ia penuhi tahun lalu. Tapi kala itu proses pengurusan visa tak lancar sehingga ia batal tampil di salah satu panggung kecil yang disediakan panitia. Tahun ini ia merasa beruntung karena bisa hadir di festival yang sudah berusia 22 tahun itu dan tampil di panggung utama pada hari puncak acara. "Alhamdulillah, kesampaian dan malah mendapat panggung yang besar," ucap Ras saat dihubungi Tempo, Jumat pekan lalu.

Pengalaman Ras di California seolah-olah jadi pembuka jalan untuk musikus reggae ini masuk dunia internasional. Dia juga bangga bisa menunjukkan budaya Indonesia lewat penampilan dan lirik lagu yang ia bawakan. Dalam acara itu, Ras menyanyikan 12 lagu, termasuk Salam, yang mengundang banyak perhatian. "Banyak yang penasaran dan bertanya tentang lagu ini, apa artinya, apa maksudnya," katanya.


Sebelum ke California, Ras sempat mendalami musik reggae di Kingston, Jamaika, sejak awal 2016 hingga Mei lalu. Sebelumnya, ia merasa mati angin untuk berkarya dan mencoba menarik diri dari panggung musik pada 2014-2015.

161895946263

Selama tinggal di Kingston, Ras bisa belajar banyak hal, termasuk merekam lima single dan sempat berkolaborasi dengan Marla Brown, putri "The Prince of Reggae", Dannis Brown. "Kembalinya saya ke Kingston seolah-olah mengembalikan roh dan inspirasi untuk bermusik kembali," ujarnya.


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161895946263



Pokok dan Tokoh 1/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.