Opini 2/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Korupsi Keluarga Wali Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggunakan anak keturunannya untuk menadah suap. Klientelisme menjadi-jadi.

i Korupsi Keluarga Wali Kota Bekasi
Korupsi Keluarga Wali Kota Bekasi
  • KPK menangkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dengan tuduhan menerima suap pengadaan lahan dan jual-beli jabatan. .
  • Dugaan korupsi Wali Kota Bekasi prototipe jebakan informalitas, proses korupsi politikus setelah Reformasi 1998.
  • Belum ada cara mencegahnya karena problem inheren politik Indonesia hari ini. .

PENANGKAPAN Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menambah bukti bahwa korupsi merupakan bagian inheren politik Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi menuduh politikus Partai Golkar ini menerima suap pembebasan lahan dan mendagangkan jabatan.

Sebelum Reformasi 1998, para peneliti menyebutkan korupsi di Indonesia terjadi di birokrasi dan bukan di partai politik—mengingat lemahnya partai dan kuatnya birokrasi di bawah Soeharto. Ketika kediktator

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo


Kota Bekasi KPK Korupsi Rahmat Effendi Jual beli jabatan

Opini 2/4

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.