Olahraga 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dari Barbie hingga Bidak

Pandemi Covid-19 membuat Medina Warda Aulia lebih banyak berlatih catur daring. Mengenal olahraga catur sejak berusia sembilan tahun, Grandmaster Putri termuda Indonesia itu lebih suka bertanding menghadapi pecatur pria.

i Media Warda Aulia saat berkompetisi di Japfa International Master Chess Festival 2016, di Jakarta. Japfa/Yovie Insan
Media Warda Aulia saat berkompetisi di Japfa International Master Chess Festival 2016, di Jakarta. Japfa/Yovie Insan
  • Rencana Medina Warda Aulia mengikuti turnamen catur internasional buyar akibat pandemi Covid-19. .
  • Menyusun ulang program latihan dengan lebih banyak mempelajari strategi dan permainan catur daring.
  • Pemegang rekor gelar Grandmaster putri termuda Indonesia itu menilai permainan para pecatur putra lebih menantang. .

WABAH penyakit menular akibat virus SARS-CoV-2 alias Covid-19 yang merebak di Indonesia sejak Maret lalu tak mengurangi tekad Medina Warda Aulia untuk berlatih catur. Pecatur 22 tahun itu kini lebih banyak mengulik strategi catur lewat komputer di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat. Dia hanya menjalani latih tanding lewat Internet setelah tak bisa bertemu langsung dengan pecatur lain karena aturan pembatasan aktivitas dari pemerintah. “Pelatih

...

Reporter Gabriel Wahyu Titiyoga - profile - https://majalah.tempo.co/profile/gabriel-wahyu-titiyoga?gabriel-wahyu-titiyoga=163246017285


Catur Covid-19 Prestasi Atlet Indonesia

Olahraga 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.