Obituari 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Seniman Desa yang Membuana

Rahayu Supanggah menapakkan kedua kakinya di antara intuisi dan ilmu, serius dan kelakar. Komposisi Setan Jawa mengejewantahkan gambar yang "jauh dan lampau" menjadi "dekat dan kini".

i Rahayu Supanggah, komposer gamelan, di rumahnya, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin, 8 Januari 2018. TEMPO/STR/Bram Selo Agung
Rahayu Supanggah, komposer gamelan, di rumahnya, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin, 8 Januari 2018. TEMPO/STR/Bram Selo Agung
  • Seniman dan intelektual Rahayu Supanggah wafat pada 10 November lalu. .
  • Rahayu Supanggah telah mengukir Jawa, mengukir dunia dengan karya-karya musik fenomenal, dari pentas King Lear, I La Galigo, hingga Setan Jawa.
  • Ia tidak banyak terlibat dalam perdebatan, tapi ia mendengar dan mencerna. .

SAYA yakin banyak orang yang mau dan akan bagus menulis obituari untuk seorang Rahayu Supanggah—seorang seniman dan intelektual besar dari Surakarta yang berpulang pada 10 November lalu. Mas Panggah, demikian saya selalu memanggilnya, tumbuh dari anak desa menjadi bapak buana, dari pangrawit Jawa menjadi komposer musik sejagat.

Saya tak ingat betul kapan pertemuan pertama saya den...


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163197722047


Gamelan

Obituari 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.