Nasional 1/11

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kubur buat Mr. X

Setra gandamayu (kuburan) di jalan imam bonjol,den pasar, hendak dijadikan kuburan umum.timbul protes dari umat hindu. karena setra hanya boleh dipakai umat hindu. pemda hendak membuka kuburan baru.

i
PEKAN-PEKAN ini masyarakat Bali ribut perkara kuburan umum digugat. Anak Agung Ngurah Oka, Bendesa Adat -- Kepala Desa Adat -- Denpasar, secara tegas mengatakan tidak rela bila Setra Gandamayu (kuburan) yang terletak di Jalan Imam Bonjol itu dijadikan kuburan umum. "Harus ada areal khusus untuk pekuburan umum," katanya. Istilah kuburan itu sendiri sudah jadi masalah buat orang Bali. Dalam Agama Hindu, menurut Oka, tak dikenal istilah kuburan. Masyarakat Hindu hanya kenal setra. "Jadi, ia hanya boleh dipakai oleh umat Hindu." Sebab itu, "Anggapan yang keliru selama ini mesti diluruskan," ucapnya sengit. Setra Gandamayu yang terletak di jantung kota itu mempunyai luas lima hektare. Terdiri dari Setra Pahosan -- yang diperuntukkan buat warga Desa Adat Denpasar, dan menempati lahan seluas empat hektare. Sisanya yang satu hektare diperuntukkan buat mereka yang bukan warga Adat, dan tempatnya disebut Setra Bugbugan. Menurut awig-awig -- Undang-Undang -- desa Adat Denpasar, pemanfaatannya hanya untuk mereka yang meninggal dengan identitas jelas. Harus ada keluarganya yang ikut upacara, baik dalam penguburan maupun pembakarannya. Mengapa Oka begitu sengit? "Kami ingin agar pemanfaatan setra sesuai dengan awig-awig." Itu tentu saja bukan untuk menutup diri, tapi, "Sekadar menata diri." Di Setra Gandamayu memang ada kuburan orang Jepang yang melakukan harakiri ketika Jepang kalah terhadap Sekutu pada 1942. Menurut Oka, karena almarhum Ida Tjokorda Pemecutan -- sebagai penguasa wilayah -- memberi kebijakan khusus. Tapi, masalahnya lain. "Karena sekarang pembenahan eksistensi kelembagaan agama semakin mantap," ujarnya. Kini, setiap bulan, tak kurang dari sepuluh mayat Mr. X alias mayat tak diketahui identitasnya singgah di RSUP Sanglah. Para Mr. X itu, ada yang ditemukan penduduk ketika sedang terapung-apung di sungai, ada pula yang dibawa ketika masih koma. Kriteria Mr. X sendiri, menurut dr. I Made Maker, Kepala Bagian Kamar Mayat, adalah setelah dua minggu, tak ada keluarganya yang mengambil. Inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh FK Universitas Udayana (FK-Unud). Tapi pihak FK-Unud hanya mau menerima mayat yang utuh. Lalu, yang tak utuh itu mau dikemanakan? Selama ini, kalau mayat-mayat itu dikubur di pekuburan Badung, biaya pengurusannya mencapai Rp 50.000, yang ditanggung oleh pihak rumah sakit. Harap maklum, selama ini yang jadi sasaran tempat tinggal "sementara" para Mr. X adalah RSUP Sanglah. Karena di Denpasar, tak ada RSU swasta yang punya kamar mayat. Karena itulah, kemudian muncul ide perlunya kuburan umum. Lampu hijau sudah menyala dari Bupati Badung. Juga didukung oleh Ali Sahab tokoh Islam yang juga anggota DPRD Badung dari FPP. "Asalkan tak mengganti kuburan-kuburan Islam yang ada di Denpasar," kata Ali kepada TEMPO. Sebenarnya, usia ide pekuburan umum sudah beberapa tahun. Tapi ide itu berakhir dengan adanya keinginan Pemda menggusur kuburan Islam. "Mereka lupa bahwa kuburan itu tanah wakaf. Dan kuburan itu punya sejarah dengan kerajaan di Bali ini," kata Ali menjelaskan. Ali memberi contoh, bahwa kuburan Islam di Kepaon ada disebabkan Puri/Kerajaan Pemecutan mempunyai pasukan yang beragama Islam. "Lalu didirikanlah pekuburan Islam itu." Hal itu juga dilakukan oleh Puri di Badung, Mengwi, dan lainnya. Gubernur Bali Ida Bagus Oka juga menyambut baik. Tapi, "Saya mesti konsultasi dulu dengan para pemuka agama di sini," katanya kepada TEMPO. Secara pribadi, Gubernur tampak setuju adanya pekuburan umum. Cuma, mesti dipikirkan, siapa yang akan merawatnya. "Kan kasihan kalau tak ada yang merawatnya?" kata Gubernur Oka agak berdiplomasi. Herry Mohammad, Joko Daryanto, I Gusti Ayu Silawati, AB

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161836640842



Nasional 1/11

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.