Nasional 2/11

Sebelumnya Selanjutnya
text

Piet menggasak sopi

Bupati timur tengah selatan piet a.tallo memprakarsai membakar tenun ikat berkualitas rendah & melarang peredaran minuman keras. berkaitan dengan "ope rasi kendali mutu". semua demi jati diri rakyat tts

i
Piet Menggasak Sopi Dawam yang luntur dibakar. Sopi diberantas. Semua demi jati diri. PIET A. Tallo, S.H., Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, pernah menyuapi penganggur di daerahnya dengan tanah liat. Sejak Januari silam, sudah tiga kali dia membakar tenun ikat bermutu rendah dan menggasak minuman keras. Semua demi 'jati diri' rakyat TTS. Sekian potong dawam -- tenun ikat -- sudah hangus dan 2.922 botol sopi -- minuman keras -- diberantas. Semuanya dijaring lewat Operasi Kendali Mutu yang didukung Pemda, Polres, dan Kodim. Aksi pertama berlangsung di halaman kantor Bupati, kedua dan ketiga di depan Pasar Inpres So-E. Mengapa produk home industries yang dibeli para turis sampai ratusan ribu rupiah dibakar? Karena di TTS muncul gejala membuat dawam asal-asalan. Selain kualitas tenunannya anjlok, pewarnaannya pun luntur. Piet menerima surat keluhan dari seorang turis Australia. Ia mengadukan bahwa dawam yang dibelinya luntur. Karena malu, Piet buru-buru menggebrak. "Toko-toko saya larang membeli yang luntur. Kalau tidak mengindahkan, saya cabut izin usahanya!" katanya tegas. Otomatis kuantitas produk dawam menurun. Apalagi sulit membuatnya. Menurut Nyonya Omi Saekoko, seorang perajin dawam di Kelurahan Tawneno Kopeta So-E, prosesnya panjang. Hanya untuk mewarnai benangnya saja, perajin harus mencari daun tarum dan kulit pohon mengkudu ke hutan yang sukar dijangkau. Belum lagi mengolahnya sampai jadi pewarna kesumba yang berkualitas. Tapi Piet sudah bertekad mempertaruhkan nama baik daerahnya lewat dawam. Bukan uang yang diburunya, melainkan mutu. "Mereka yang tidak mau menjaga mutu adalah orang yang hanya ingin cepat kaya," Piet mengutuk. Adapun hubungan minuman keras dengan Operasi Kendali Mutu, lain lagi. Daerah bersuhu 8-30 derajat Celsius itu memiliki adat yang tidak bisa dilepaskan dari sopi. Sebuah upacara -- apa pun namanya -- dianggap kurang afdol tanpa sopi. Melamar gadis, misalnya, emas kawin uang perak harus diiringi arak. Sebelum melakukan doa pemberkatan, pendeta pun perlu minum sopi dulu. "Sebenarnya, maksud minum sopi cuma untuk menghilangkan dingin. Tapi biasanya, kalau sudah minum, lantas mabuk, tidur berhari-hari, dan malas kerja," kata Nico Fallo, juru bicara masyarakat adat TTS. Pernah seorang pemimpin gereja mabuk dan tertidur di atas mimbar ketika hendak memberkati perkawinan. Sopi bahkan sudah mengundang tindak kriminal. "Seorang sekretaris di Kelurahan Oebesa membacok istrinya," tutur Lirama Latole, Kepala Kantor Sospol TTS. Lantaran sopi pula, TTS sering dilanda perkelahian masal antarwilayah. Piet Tallo menunjuk tawur masal antara Desa Bokong dan Desa We-Oe yang merenggut empat nyawa. "Karena sopi, mereka jadi beringas," ujarnya gundah. Sopi yang berkadar alkohol di atas 5%, sebenarnya sudah terlarang di TTS sejak tahun ketiga periode pertama kepemimpinan Piet. Namun, dasar sudah mendarah daging, ada saja akal bulus penjual untuk mengedarkannya secara gelap. Misalnya, botol Anggur Cap Orang Tua yang memang boleh dijual terang-terangan -- isinya diganti dengan sopi. Penjual dan pembeli main kode-kodean untuk menyebut arak yang berkadar alkohol di atas 5%. Harganya berkisar antara Rp 750 dan Rp 1.500. Dan sopi-sopi yang disita lewat Operasi Kendali Mutu itu berkadar lebih dari 17%. Sebenarnya masih ada lagi gebrakan Piet untuk mewujudkan jati diri TTS. Antara lain, rakyat wajib melestarikan hutan tutupan dan cendana, menghindari perbuatan tercela, menepis kemalasan, dan, tentu saja, memelihara ketertiban. Tapi, "dosa" membikin dawam secara asal-asalan dan kebiasaan mabuk itu yang dinobatkan sebagai paling mengancam. Priyono B. Sumbogo (Jakarta), dan Supriyanto Khafid (Kupang)

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161836672581



Nasional 2/11

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.