Investigasi: Aliran Duit Rp 178 miliar dari PT Dirgantara Indonesia kepada Para Jenderal - Laporan Utama - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co
Setiap pekan, Laporan Utama Majalah Tempo mengangkat berbagai topik terkini dengan mendalam dan investigatif.
Jadilah pelanggan kami untuk mendapat akses pada konten bermutu. Untuk Publik, untuk Republik.

Laporan Utama 1/4

Selanjutnya
text

Upeti Dirgantara buat Tentara

PT Dirgantara Indonesia diduga mengalirkan fulus senilai Rp 178,98 miliar kepada puluhan jenderal dan perwira menengah di Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia serta pejabat kementerian lain. Upeti disisihkan dari proyek pengadaan pesawat dan helikopter hingga pemeliharaannya yang digarap perusahaan penerbangan negara itu selama 2008-2016. Menggunakan rekanan fiktif, PT Dirgantara membungkus dana khusus itu sebagai “biaya pemasaran”.

 

i Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (ketiga kanan) bersama Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak (kedua kanan) menyaksikan serah terima pemberian helikopter Bell-412EP dari Provinsi Kalimantan Timur di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Juli 2013./Dok.TEMPO/Aditya Herlambang
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (ketiga kanan) bersama Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak (kedua kanan) menyaksikan serah terima pemberian helikopter Bell-412EP dari Provinsi Kalimantan Timur di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Juli 2013./Dok.TEMPO/Aditya Herlambang
  • Upeti ratusan miliar rupiah diduga mengalir kepada puluhan perwira tinggi di Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia serta pejabat di kementerian lain dari PT Dirgantara Indonesia. .
  • Duit setoran disamarkan sebagai biaya pemasaran untuk perusahaan bodong.
  • Ada nama Moeldoko, Budiman, hingga Eris Herryanto. .

CATATAN itu menghimpun nama-nama jenderal hingga perwira menengah di Kementerian Pertahanan dan tiga matra Tentara Nasional Indonesia serta pejabat di lembaga lain. Berformat tak seragam, kolom-kolom dalam dokumen tersebut umumnya mencantumkan jabatan, nama pejabat, dan nominal duit.

Dalam salah satu berkas yang berjudul “Proyek helikopter Bell 412EP Kemenhan-TNI AD APBNP 2011” tertulis nama Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan

...

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-11-27 12:50:15

Suap PT Dirgantara Indonesia Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut | TNI AL Kementerian Pertahanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara | TNI AU Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat | TNI AD

Laporan Utama 1/4

Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB