Alasan Erick Thohir Memangkas Jumlah BUMN - Laporan Utama - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co
Kanal Laporan Utama tidak dapat diakses dengan Free Artikel, silahkan berlangganan untuk mengakses artikel ini.

Laporan Utama 4/5

Sebelumnya Selanjutnya
text

Rangrangan Anyar Bisnis Pelat Merah

Kementerian BUMN akan terus memangkas jumlah perusahaan pelat merah. Banyak perseroan tak efisien.

i Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Jakarta, Senin (25/11). TEMPO/Tony Hartawan
Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Jakarta, Senin (25/11). TEMPO/Tony Hartawan
  • Laba BUMN mencapai Rp 210 triliun, tapi tiga perempat laba disumbang 15 perusahaan saja. .
  • Erick mengatakan restrukturisasi BUMN yang dijalankannya pasti akan berimbas ke pemangkasan manajemen perusahaan.
  • Banyak relawan duduk sebagai komisaris BUMN kelas tiga. .

LAPORAN keuangan badan usaha milik negara pada 2018 sudah cukup untuk meyakinkan Erick Thohir bahwa jumlah perusahaan pelat merah kudu dipangkas habis-habisan. Laporan itu memang memberikan kabar baik: laba BUMN mencapai Rp 210 triliun, melonjak lebih dari 12 persen dibanding tahun sebelumnya. Tapi besarnya keuntungan itu menyimpan persoalan lain, yakni tiga perempat laba disumbang 15 perusahaan saja.

Kini, setelah sepuluh bulan menjabat Menteri...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 4 artikel gratis setelah Register.

2020-08-14 12:18:47

Kinerja BUMN Bagi-bagi Komisaris BUMN

Laporan Utama 4/5

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.