Infografis soal Kronologis Kasus Suap yang Seret Sejumlah Kader PDIP - Laporan Utama - majalah.tempo.co

Laporan Utama 4/6

Sebelumnya Selanjutnya
text

Lobi Berujung Rasuah


MESKI Undang-Undang Pemilihan Umum menyatakan bahwa pengganti calon legislator meninggal adalah calon legislator peraih suara terbanyak berikutnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meminta Komisi Pemilihan Umum menggantinya dengan calon pilihan partai. Dengan begitu, PDIP bisa mengganti Nazarudin Kiemas, calon legislator peraih suara terbanyak di daerah pemilihan Sumatera Selatan I yang meninggal dua pekan sebelum pencoblosan pada 2019, dengan Harun Masiku, peraih suara urutan kelima.

Untuk memuluskannya, kader banteng melobi komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Meski permohonan itu berakhir kandas pada 7 Januari lalu, besel telah dicairkan. Setelah memastikan aliran uang, Komisi Pemberantasan Korupsi bergegas menggulung Wahyu dan sejumlah orang pada Rabu, 8 Januari lalu.

Mustafa Silalahi

Edisi : 11 Januari 2020
i Gerilya Meloloskan Harun/Tempo
Gerilya Meloloskan Harun/Tempo

Gerilya Meloloskan Harun

2020-02-28 17:05:54


Laporan Utama 4/6

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.