Laporan Khusus 10/13

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kesulitan Tersebab Petisi 50

Setelah tak lagi bertugas sebagai Kepala Kepolisian RI, Hoegeng Iman Santoso mengisi hari-harinya dengan melukis dan bermusik. Aktivitas politik dalam Petisi 50 membuatnya banyak mengalami kesulitan, termasuk dicegah ke luar negeri. 

i Ali Sadikin (kiri), Hoegeng Iman Santoso (kanan), dan rekan yang tergabung dalam Pokja Petisi 50 dalam rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi II dan III DPR di Gedung MPR/ DPR RI, Jakarta, 1991. Dok. TEMPO/Rully Kesuma
Ali Sadikin (kiri), Hoegeng Iman Santoso (kanan), dan rekan yang tergabung dalam Pokja Petisi 50 dalam rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi II dan III DPR di Gedung MPR/ DPR RI, Jakarta, 1991. Dok. TEMPO/Rully Kesuma
  • Hoegeng mengisi masa purnatugasnya sebagai Kepala Polri dengan melukis dan bermusik melalui Hawaiian Seniors .
  • Keterlibatannya dalam Petisi 50 membuat Hoegeng dilarang datang ke Peringatan Hari Bhayangkara dan dicegah ke luar negeri
  • Hoegeng sudah bersiap dengan semua risiko terburuk, termasuk jika sewaktu-waktu dijemput oleh aparat keamanan .

SEDAN Mercy hitam memasuki pekarangan rumah di Jalan Madura (kini Jalan Prof Moh. Yamin) Nomor 8, Menteng, Jakarta Pusat, pada suatu sore di awal 1983. Mengetahui yang datang adalah sahabatnya, begawan ekonomi dan menteri di masa Orde Lama dan Orde Baru, Sumitro Djojohadikusumo, Hoegeng Iman Santoso langsung menghampiri. Tanpa basa-basi, ia menanyakan rencana pernikahan putra pertama Sumitro, Prabowo Subianto, dengan putri Presiden Soeharto, Siti

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 36.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Abdul Manan


Kapolri Hoegeng Hoegeng Iman Santoso Petisi 50 Kepala Kepolisian RI | Kapolri

Laporan Khusus 10/13

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.