Laporan Khusus 9/11

Sebelumnya Selanjutnya
text

Petik Jeruk Sebelum Ranum

Kelompok perempuan masyarakat adat Rakyat Penunggu mengalami kekerasan saat menghadang alat berat yang akan meratakan ladang dan rumah mereka. Turut kehilangan tempat tinggal dan mata pencarian.

i Seorang warga Desa Pertumbukan mengambil rumput liar di lahan konflik PTPN dengan rakyat penunggu yang telah ditanami tebu, Kampung Pertumbukan, Langkat, Sumatera Utara, 15 Desember 2020. Adinda Zahra Noviyanti
Seorang warga Desa Pertumbukan mengambil rumput liar di lahan konflik PTPN dengan rakyat penunggu yang telah ditanami tebu, Kampung Pertumbukan, Langkat, Sumatera Utara, 15 Desember 2020. Adinda Zahra Noviyanti
  • Masyarakat adat Rakyat Penunggu memanen lebih dini karena penggusuran. .
  • Para perempuan ikut menghadang buldoser yang hendak masuk kampung.
  • Sempat berhasil, pertahanan mereka bobol: rumah dan ladang rata dilibas alat berat. .

MAHYANUN tersungkur ketika petugas keamanan menghalau para perempuan masyarakat adat Rakyat Penunggu. Dalam posisi mendeprok, perempuan 64 tahun itu berupaya menghindari injakan seorang petugas keamanan.

Dorongan petugas turut menjatuhkan seorang rekan Mahyanun yang semula berniat menolong. Siang itu, 30 September lalu, bentrokan antara masyarakat Rakyat Penunggu dan petugas PT Perkebunan Nusantara II yang dibantu aparat Tentara Nasional Indones...


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163250044076


Hak Asasi Manusia Komisi Nasional Hak Asasi Manusia | Komnas HAM PT Perkebunan Nusantara (PTPN)

Laporan Khusus 9/11

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.