Lima Perempuan Menjaga Lingkungan Melalui Edukasi - Laporan Khusus - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Laporan Khusus 11/16

Sebelumnya Selanjutnya
text

Puan Guru di Ladang Gersang

Lima perempuan memperbaiki lingkungan dengan memberikan pendidikan kepada masyarakat lokal. Ditentang keluarga dan penduduk setempat.

i Sri Tiawati di Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (21/4). Zah Photograph
Sri Tiawati di Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (21/4). Zah Photograph

MENGEDEPANKAN edukasi, lima perempuan menggerakkan penduduk lokal untuk melestarikan lingkungan. Di Desa Ujang, Kampung Semeriot, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sri Tiawati membentuk Sekolah Adat Punan Semeriot pada 2014. Pengidap kanker ini tergerak setelah melihat masyarakat suku Dayak Punan kerap ditipu perusahaan yang merebut lahan mereka.

Di Pulau Situ Gintung-3, Tangerang Selatan, Banten, Siti Soraya Cassandra mendirikan Kebun Kumara. Ia menyulap area yang penuh sampah menjadi tempat bercocok tanam dan menghasilkan duit ratusan juta rupiah per tahun.

Irene Mindelwill Sohilait mendapat gelar “Mama Sampah” di Kota Ambon, Maluku. Mendirikan komunitas Green Moluccas, ia mengedepankan pendidikan untuk mengatasi persoalan sampah di kotanya. Irene juga mendidik ratusan anak pemulung di sekolah alam di tempat pembuangan akhir.

Di Desa Pesantren, Jombang, Jawa Timur, Wiwik Subandiah mendirikan Taman Bacaan Masyarakat Alam Riang. Selain memberikan pendidikan, taman baca ini mengedukasi warga setempat agar menghentikan perburuan burung secara besar-besaran. Adapun Anita Resky di Malang, Jawa Timur, mematahkan mitos suleten yang dipercayai sebagian warga sehingga mereka membuang popok bayi ke kali. Membuat Rumah Diapers, ia mendaur ulang popok menjadi pot bunga, tas, dan asbak.

Memulai dari nol, berkali-kali mereka gagal. Keluarga dan penduduk lokal juga kerap menentang aktivitas mereka. Hingga akhirnya orang-orang sekitar ikut bergerak menjaga lingkungan.

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-09-29 02:12:05

Guru Lingkungan Hidup Kartini Hari Bumi Suku Adat Dayak

Laporan Khusus 11/16

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB