Laporan Khusus 6/9

Sebelumnya Selanjutnya
text

Joko Pinurbo dan Tahi Lalat

Sekali lagi karya Joko Pinurbo menjadi karya sastra pilihan Tempo. Ia mampu mengolah sudut pandang anak-anak dengan permainan waktu yang memikat.

i

Di rumah itu mereka tinggal berdua.
Bertiga dengan waktu. Berempat dengan buku.
Berlima dengan televisi. Bersendiri dengan puisi.

"Suatu hari aku dan ibu pasti tak bisa lagi bersama."
"Tapi kita tak akan pernah berpisah bukan?"
Kita adalah cinta yang berjihad melawan trauma.

Baris-baris kalimat itu berasal dari sepotong puisi berjudul Jendela, tentang hubungan anak dan ibu dari mata sang anak. Ada ung­kapan polos anak (... "meluncur ke jeram sungai yan

...

Silakan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 5 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Administrator



Laporan Khusus 6/9

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.