Kolom Pembaca 6/9

Sebelumnya Selanjutnya
text

Iuran TV sangat memberatkan

i
Saya, seorang pegawai negeri sipil Golongan II, memiliki TV bekas ukuran 20 inci. Televisi tersebut saya beli dengan harga Rp 300 ribu. Saya harus membayar iuran televisi sebesar Rp 72 ribu per tahun atau Rp 6.000 per bulan untuk TV tersebut. Setelah kenaikkan iuran sebesar 100% itu terasa sekali bahwa hal itu sangat memberatkan rakyat kecil dan tidak rasional. Hal ini akan lebih kontras lagi bila dibandingkan dengan kenaikan pendapatan saya yang hanya 5% dari tunjangan istri, yang bila dirupiahkan hanya sebesar Rp 9.000. Kenaikan ini, setelah dikurangi Rp 3.000 untuk menambah kenaikan iuran TV, tinggal Rp 6.000. Ini sangat kecil artinya bagi kami bila dikaitkan dengan inflasi harga kebutuhan sehari-hari di Pekanbaru. Mudah-mudahan keluhan ini dapat menambah bahan pertimbangan para pengambil kebijaksanaan sehingga meninjau kembali iuran TV yang sangat memberatkan rakyat kecil itu. ALI ISMAIL Alamat ada pada Redaksi

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=162052601026



Kolom Pembaca 6/9

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.