Internet 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Loker Penyimpan CD di Internet

Ingin mendengarkan musik koleksi pribadi lewat "cyberspace"? Myplay menyediakan tempat penitipan CD favorit Anda.

i

ADA layanan baru di jaringan internet. Namanya Myplay, di www.myplay.com. Ini situs yang menyediakan fasilitas gratis bagi para anggotanya, berupa tempat penitipan atau locker (loker) koleksi cakram padat (CD). Tentu saja ia bukan loker dalam arti sesungguhnya, melainkan cuma secuil ruang pada server, tempat para pengunjung bisa menyimpan (upload) dokumen-dokumen (file) audio untuk kemudian diputar sewaktu-waktu melalui jaringan internet. Dalam khazanah internet, fasilitas seperti ini juga bisa disebut sebagai virtual locker.

Kemunculan situs tempat penitipan CD semacam Myplay ini membuka cakrawala baru layanan hiburan di internet. Kini, alih-alih membawa segepok cakram ke mana-mana, setiap orang hanya membutuhkan akses internet agar dapat mendengar lagu favorit di mana pun berada. Jika sewaktu-waktu ingin mendengarkan lagu kesukaan, orang tinggal mencari akses, lalu masuk ke situs Myplay. Sesama pemilik loker bahkan dapat saling bertukar lagu dengan rekannya.

Selain itu, kehadiran virtual locker juga mengatasi masalah tiadanya pemutar CD. Seandainya karena suatu keperluan Anda harus bepergian dan lupa membawa CD player, misalnya, Anda tetap dapat mendengar lagu-lagu melalui internet.

Anda tertarik? Untuk dapat memanfaatkan fasilitas loker, Anda tinggal mengisi kolom registrasi. Setelah diterima sebagai anggota, Anda bebas menitipkan koleksi cakram padat Anda ke situs tersebut. Caranya mudah saja, tinggal memindahkan isi cakram ke tempat yang telah disediakan. Nah, jika suatu saat Anda ingin mendengarkan musik, tinggal masuk ke situs Myplay lagi, buka loker, pilih lagu yang hendak diputar, klik, dan pasang telinga. Beres.

Pemilik loker dapat mendengarkan koleksi lagu yang dititipkan setiap saat dari komputer mana pun, asal punya akses internet. Setiap anggota diberi jatah penyimpanan dokumen sampai sebesar 250 MB. Loker tersebut dikunci dengan kata sandi (password) demi alasan keamanan dan perlindungan hak cipta. Hanya pemilik loker dan orang-orang yang diberi hak yang dapat membuka dan memutar koleksi lagu-lagu di dalamnya.

Pendirian fasilitas seperti itu, menurut si pendiri, Doug Camplejohn, diilhami oleh popularitas format musik digital MP3. "MP3", seperti tertulis di pernyataan yang terpampang di situs Myplay, telah menggantikan "sex" sebagai kata yang paling dicari orang beberapa bulan terakhir ini. "Kami hanya ingin menjawab kebutuhan orang. Dan memuaskan keinginan orang merupakan kebahagiaan kami," kata Camplejohn, seperti dikutip situs warta digital IDG.net, tentang maksudnya membuka situs itu.

Camplejohn sendiri tidak membeda-bedakan anggotanya. Artinya, kualitas dan jenis layanan yang diberikan berlaku sama untuk semua anggota. Layanan itu termasuk transfer dokumen audio dari suatu situs ke dalam loker anggota, menyimpannya, mengubahnya jadi format dokumen yang seharusnya, kemudian meletakkannya di dalam server. Anggota tinggal menuju ke alamat tempat penyimpanan audio berada, dan Myplay akan mengambilkannya. Sebagai tambahan, secara berkala Myplay juga menawarkan lagu-lagu baru, sudah dalam bentuk digital, dan siap dimasukkan ke loker bila anggota berminat.

Pemilik loker dapat menyimpan koleksinya berdasarkan kategori, umpamanya menurut album, genre, ataupun penyanyinya. Sebagai pelengkap, situs penyimpan lagu itu juga menyediakan database berisi informasi tambahan mengenai latar belakang para musisi, lengkap dengan diskografi dan sedikit catatan prestasinya. "Ini tentang musik, bukan sekadar tempat penyimpanan dokumen," kata Camplejohn. "Kami mencoba membuat agar musik digital dapat didengarkan semudah mungkin."

Sebagaimana halnya toko buku maya Amazon.com, Myplay pun menyediakan sarana pencarian lagu favorit para anggota. Pengelola layanan tersebut akan mengirimkan data pembaruan (update) bila ada artis yang meluncurkan lagu atau album baru, melalui mailing list kepada seluruh anggota yang terdaftar. Mereka yang menyukai Alanis Morisette, misalnya, akan mendapatkan pemberitahuan soal rencana album baru, jadwal tur, dan penampilan pelantun lagu Thank You ini di televisi.

Camplejohn mengaku, kendati sekarang sudah bisa menerima calon anggota baru, situs miliknya masih jauh dari sempurna. Ia bahkan meminta maaf bila kadang-kadang fasilitas pemutar lagunya ngadat dan memunculkan pesan "error". Maklum, katanya, program buatannya masih dalam taraf beta (uji coba). Mudah-mudahan, ia berjanji, dalam satu-dua bulan mendatang, layanan situsnya bakal lebih baik.

Wicaksono


Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161836448483



Internet 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.