Internasional 1/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pengakuan Dosa Dua Desertir

Dua prajurit Myanmar mengaku terlibat dalam pembunuhan ratusan orang Rohingya di Rakhine. Bukti pertama aksi kekerasan terpola yang melibatkan tentara.

i Militer Myanmar melakukan latihan rutin di Ayeyarwaddy, Myanmar, Februari 2018./ REUTERS/Lynn Bo Bo/Pool
Militer Myanmar melakukan latihan rutin di Ayeyarwaddy, Myanmar, Februari 2018./ REUTERS/Lynn Bo Bo/Pool
  • Video pengakuan dua prajurit Myanmar menunjukkan pelanggaran hak asasi berat terhadap warga Rohingya. .
  • Militer Myanmar mengakui ada dugaan kekerasan terpola dalam konflik di Negara Bagian Rakhine.
  • Badan Hak Asasi Manusia PBB menyebut korban sipil terus berjatuhan akibat kekerasan militer Myanmar. .

ZAW Naing Tun, 30 tahun, mengaku membunuh dan mengubur puluhan korbannya di permakaman massal. Prajurit batalion infanteri 353 itu juga terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan terhadap warga Rohingya di lima desa di Maungdaw, Myanmar, selama operasi militer tiga tahun lalu. Zaw dan rekan-rekannya memusnahkan sekitar 20 desa.

Myo Win Tun, prajurit batalion infanteri 565, mengaku terlibat dalam pembunuhan sejumlah perempuan, laki-laki, dan anak-ana

...

Reporter Gabriel Wahyu Titiyoga - profile - https://majalah.tempo.co/profile/gabriel-wahyu-titiyoga?gabriel-wahyu-titiyoga=163216565140


Myanmar Pelanggaran HAM Rohingya

Internasional 1/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.