Dukungan Kongres Amerika Serikat untuk Demonstran - Internasional - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Internasional 4/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dukungan Kongres Amerika Serikat untuk Demonstran

HONG KONG

i REUTERS/Jorge Silva
REUTERS/Jorge Silva

KONGRES Amerika Serikat mengesahkan aturan yang mendukung unjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong, Rabu, 25 September lalu. Kongres memperingatkan Beijing bahwa tindakan keras terhadap pemrotes bisa berdampak pencabutan status perdagangan khusus Hong Kong dengan Amerika.

Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong, nama aturan yang baru disahkan itu, juga mengharuskan Presiden Amerika Serikat melapor ke Kongres dan menjatuhkan sanksi kepada orang-orang yang bertanggung jawab atas penculikan serta penyiksaan aktivis hak asasi manusia.

Polisi Hong Kong telah menahan ratusan demonstran sejak unjuk rasa penolakan revisi undang-undang ekstradisi meletus Juni lalu. “Sangat penting bagi kami untuk bersuara tentang apa yang terjadi di Hong Kong,” kata Ben Cardin, politikus Demokrat yang ikut mensponsori rancangan di Senat.

Pemerintah Cina serta Kantor Urusan Hong Kong dan Makau menyatakan keberatan atas langkah Kongres Amerika. Mereka menyebutnya sebagai tindakan yang membahayakan kepentingan nasional Cina.

 


 

MESIR

Ribuan Pengkritik El-Sisi Ditangkap

POLISI Mesir merespons keras unjuk rasa yang menuntut Presiden Abdel Fatah el-Sisi mundur. Sejak aksi protes meletus di Kairo dan beberapa kota lain lebih dari satu pekan lalu, polisi telah menangkap setidaknya 1.200 orang, termasuk aktivis politik, jurnalis, dan pegiat hak asasi manusia. Lembaga kajian di Kairo, Pusat Hak Ekonomi dan Sosial Mesir, bahkan memperkirakan lebih dari 1.900 orang ditangkap.

Hazem Hosny, Hassan Nafaa, dan Khaled Dawoud masuk daftar orang-orang yang ditahan pasukan keamanan sejak Selasa, 24 September lalu. “Ketiganya aktivis politik yang dikenal karena kritik blakblakan mereka terhadap pemerintah Mesir dan Presiden El-Sisi,” tulis situs berita France24.

Demonstrasi ini dipicu pernyataan pengusaha Mesir, Mohamed Ali, yang beredar di dunia maya. Dari pengasingannya di Spanyol, Ali menuduh El-Sisi dan militer Mesir menghamburkan uang rakyat untuk proyek-proyek megah ketika rakyat sedang dibelit kesulitan ekonomi.

“Sisi membawa korupsi ke tingkat yang baru. Saya membangun lima vila untuk pembantu Sisi dan istana untuk presiden di wilayah kamp militer di Kairo,” kata Ali, yang pernah belasan tahun bekerja sebagai kontraktor bangunan untuk militer. El-Sisi menyebut tuduhan itu sebagai “kebohongan” dan “fitnah”.

 


 

INGGRIS

Penangguhan Parlemen Dianulir Mahkamah Agung

ANGGOTA parlemen Inggris kembali bekerja setelah badan itu ditangguhkan selama lima pekan oleh Perdana Menteri Boris Johnson, Rabu, 25 September lalu. Para legislator kembali bersidang setelah Mahkamah Agung menyatakan penangguhan itu tidak sah.

Putusan ini menguatkan putusan pengadilan banding Skotlandia pada 11 September lalu. “Kasus ini bukan tentang kapan dan apa syarat bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Kami hanya peduli terhadap keabsahan (penangguhan),” kata Ketua Mahkamah Agung Lady Hale seperti dilansir The Guardian.

Johnson menangguhkan parlemen ketika para legislator tengah berjibaku dalam perdebatan menjelang tenggat keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit pada 31 Oktober mendatang. Penentang Johnson menuding perdana menteri baru itu sengaja membekukan parlemen agar dapat meloloskan skenario pemisahan tanpa kesepakatan dari Uni Eropa. Tapi pemerintah berdalih penangguhan tersebut bersifat konstitusional dan sepenuhnya normal untuk pemerintahan baru.

Kelompok penentang Brexit menyambut gembira putusan Mahkamah. “Boris Johnson, jika memang punya nyali, harus segera mengundurkan diri,” ujar Joanna Cherry, pengacara dari Partai Nasional Skotlandia, partai yang lebih dulu mengajukan gugatan.

“Hari ini bukan kemenangan individu atau pengadilan. Ini kemenangan untuk kedaulatan parlemen,” kata Gina Miller, pengusaha yang membawa kasus ini ke Mahkamah.

 

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-12-02 07:01:06


Internasional 4/4

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB