maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


KKP

Menteri Trenggono Peringati Hari Laut Sedunia 2022 di Wakatobi

Sabtu, 4 Juni 2022

Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar kegiatan yang menyimbolkan dukungan terhadap ekonomi biru. #Infotempo

Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan.. tempo : 166486718425

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merayakan Hari Laut Sedunia (World Ocean Day) 2022 di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. "Pak Menteri akan berada di Pulau Wangi-wangi yang merupakan ibu kota kabupaten Wakatobi sejak 7 hingga 9 Juni untuk merayakan Hari Laut Sedunia yang jatuh pada 8 Juni 2022," kata Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto, Senin, 6 JUni 2022.

Menteri Trenggono telah memerintahkan seluruh unit eselon satu berpartisipasi dalam momentum internasional itu. "KKP menggelar sejumlah kegiatan yang menyimbolkan dukungan terhadap ekonomi biru di Wakatobi. Ini bentuk komitmen Pak Menteri menjaga laut sehat, Indonesia sejahtera," ujarnya.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Artati Widiarti, mengatakan kegiatan Hari Laut Sedunia di Wakatobi diisi beragam kegiatan yang selaras dengan tema peringatan tahun ini yaitu "Revitalization”. Kegiatan yang dilakukan gerakan bersih pantai, pameran UMKM perikanan dan soft launching kampung perikanan budidaya.

Artati menjelaskan dalam perayaan Hari Laut Sedunia juga akan menyerahkan bantuan pemerintah dari berbagai unit kerja KKP. “Nilainya mencapai Rp36 miliar yang akan diserahkan kepada masyarakat Wakatobi melalui pemda," ujarnya.

Bantuan pemerintah yang akan diserahkan di antaranya puluhan unit cool box, chest freezer, ratusan paket gemarikan dan unit alat penangkap ikan. Kemudian mesin tempel kapal, mesin ketinting dan puluhan unit jaring.

Bantuan yang diberikan juga berupa kendaraan roda tiga, ribuan benih ikan nemo dan kakap putih, kebun bibit rumput laut, bantuan pengembangan sumber daya manusia, Wakatobi AIS hingga kapal fiber untuk nelayan.

Artati menambahkan, kegiatan bersih-bersih pantai mengawali rangkaian acara Hari Laut Sedunia 2022 di Wakatobi, sebagai wujud komitmen KKP dalam menjaga kesehatan laut. Sasaran dalam kegiatan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli pada kebersihan pantai dan laut.

Adapun mengenai implementasi ekonomi biru, Artati menjelaskan salah satunya adalah dengan pengembangan budidaya rumput laut untuk ekspor. "Dengan meningkatkan budidaya rumput laut, maka dapat membantu menyerap karbon dioksida dan memperlambat perubahan iklim," tuturnya.

Menurut Artati, ekologi merupakan panglima dari tata kelola sektor kelautan dan perikanan seperti yang disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan. "Melalui kegiatan ini harapannya masyarakat peduli terhadap lingkungan lautnya sehingga kesehatan laut terjaga," ujarnya.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 2 Oktober 2022

  • 25 September 2022

  • 18 September 2022

  • 10 September 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan