Hukum 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Bendera Pelangi di Markas Polisi

Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI memecat personelnya yang memiliki orientasi seksual berbeda. Diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilembagakan.

i Ilustrasi indikasi LGBT di institusi TNI dan Polri./TEMPO/ Gatot Pandego
Ilustrasi indikasi LGBT di institusi TNI dan Polri./TEMPO/ Gatot Pandego
  • Hukuman kepada prajurit TNI dan personel Polri yang berorientasi LGBT dianggap melanggar hak asasi manusia. .
  • TNI dan Polri menganggap lesbian, gay, biseksual, dan transgender sebagai gangguan kejiwaan.
  • Komnas HAM mengatakan orientasi seksual dan perilaku seksual itu berbeda. .

KARIER Brigadir Jenderal EP kandas setelah sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian RI (Polri) memvonis pria berkacamata itu melanggar kode etik pada 31 Januari 2020. Ia dihukum dengan penurunan jabatan hingga tiga tahun. Ini berarti lulusan Akademi Kepolisian pada 1988 itu tak akan mencapai pangkat yang lebih tinggi hingga pensiun.

Sidang memutuskan EP melanggar Pasal 11 huruf c Peraturan Kepala Kepolisian RI Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode ...


Reporter Linda Trianita - profile - https://majalah.tempo.co/profile/linda-trianita?linda-trianita=162734017970


LGBT TNI-Polri Diskriminasi Tentara Nasional Indonesia | TNI Polri LGBT

Hukum 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.