Bisnis Sepekan 3/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Lippo masuk bisnis konstruksi

i
LIPPO Group, melalui Lippo Industries (sudah go public), sejak 1974 telah menancapkan diri dalam bidang manufaktur dan industri. Produknya antara lain consumer good seperti lemari es (kerja sama dengan Mitsubishi Electric). Rabu pekan silam Lippo Industries meresmikan beroperasinya industri penghasil prestressed concrete wire (PC wire), prestressed concrete strand wire (PC strand), dan galvanised steel wire di Bekasi Industrial Estate City yang bakal menjadi Lippo City. Kali ini Lippo bekerja sama dengan Walsin Lihwa Electric Wire and Cable Corporation, Taiwan. Nama perusahaan patungan bermodal Rp 30 milyar itu adalah PT Intai Industries. Walsin Lihwa memiliki 70% saham, sedangkan Lippo Industries 30%. Presiden Direktur Lippo Industries, Rudy Nanggulangi, optimistis bahwa beton pratekan yang diproduksi Intai akan memperkecil jumlah impor bahan bangunan untuk konstruksi besar (seperti jembatan dan bangunan bertingkat) tersebut. Bahkan sebagian hasil Intai akan diekspor. Walsin Lihwa, yang berdiri pada 1966 dan bermarkas di Taipei, berpengalaman di bidang pembuatan kabel jaringan listrik dan telekomunikasi, kawat baja, dan sebangsanya. Perusahaan ini sudah tercatat di bursa saham Taipei. Seiring dengan peresmian PT Intai, Lippo dan Lihwa bersepakat membangun Intai Fase II, dengan investasi Rp 200 milyar. Maka, ekspansi Lippo Group tampaknya semakin melebar ke luar bisnis jasa keuangan.

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=162052626795



Bisnis Sepekan 3/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.