Bahasa 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Bahasa Belanda dan Soewardi Soerjaningrat

Bandung Mawardi*

Soewardi Soerjaningrat (1913) menghajar penjajah dengan pamflet berbahasa Belanda, "Als ik eens Nederlander was…" (yang artinya "Seandainya saja aku orang Belanda…"). Kaum pribumi terpelajar telah menemukan pesona dalam bahasa Belanda, menggunakannya untuk menimbulkan petaka di Hindia Belanda. Risalah itu menampar kolonial, menimbulkan kecemasan ideologis dan bahasa. Pemerintah kolonial marah, terhinakan oleh kefasihan intelektual pribumi memamerkan pesona bahasa Belanda tapi mengandung petaka politik di negeri jajahan. Tjipto Mangoenkoesoemo (1913) turut mengejek penguasa atas sebaran risalah subversif. Bahasa Belanda justru jadi alat perlawanan, menguak aib kolonialisme. Tjipto Mangoenkoesoemo menjuluki risalah Soewardi Soerjaningrat sebagai "tulisan meracau" dari "jiwa paria" untuk menghina "tuan-tuan kulit putih".

i

Bandung Mawardi*

Soewardi Soerjaningrat (1913) menghajar penjajah dengan pamflet berbahasa Belanda, "Als ik eens Nederlander was…" (yang artinya "Seandainya saja aku orang Belanda…"). Kaum pribumi terpelajar telah menemukan pesona dalam bahasa Belanda, menggunakannya untuk menimbulkan petaka di Hindia Belanda. Risalah itu menampar kolonial, menimbulkan kecemasan ideologis dan bahasa. Pemerintah kolonial marah, terhinakan oleh kefasihan intelektu

...

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=163244232135



Bahasa 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.