Endo Suanda: Ini Teater dengan Idiom Wayang Golek - majalah.tempo.co

Intermezzo 3/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Endo Suanda: Ini Teater dengan Idiom Wayang Golek


ENDO Suanda, 72 tahun, adalah sutradara pertunjukan wayang golek berjudul Den Kisot yang digelar di Ruang Galeri Salihara, Jakarta, Ahad, 14 Juli lalu.

Tempo

Edisi : 27 Juli 2019
i Endo Suanda: Ini Teater dengan Idiom Wayang Golek/TEMPO/Anwar Siswadi
Endo Suanda: Ini Teater dengan Idiom Wayang Golek/TEMPO/Anwar Siswadi

Endo juga kreator yang menciptakan tokoh-tokoh wayang golek yang diadaptasi dari novel termasyhur Spanyol, Don Quixote de La Mancha, karya Miguel de Cervantes itu.

Menurut Endo, konsep pertunjukan Den Kisot pada dasarnya merupakan pementasan teater dengan wayang golek sebagai idiomnya. Bisa juga disebut sebagai teater boneka. “Ada penulis naskahnya, sutradara, tata lampu, dan pergerakan semua elemen di panggung diperhitungkan,” kata

...

Intermezzo 3/3

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda belum Login/Register. Dapatkan

5 artikel gratis setelah Register.