Kami Bukan Broker - majalah.tempo.co

Hukum 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Kami Bukan Broker


Heri Setiyono, Pengusaha Jasa Kepabeanan:

Tempo

Edisi : 1 Februari 2019
i Heri Setiyono, Pengusaha Jasa Kepabeanan
Heri Setiyono, Pengusaha Jasa Kepabeanan

Mengawali karier sebagai sopir di Terminal Peti Kemas Semarang selama tiga tahun sejak 1999, Heri Setiyono alias Heri Black kini menjadi pengusaha pengurusan jasa kepabeanan yang diperhitungkan. Pria tamatan sekolah dasar ini sudah sepuluh tahun menekuni bisnis menggiurkan di pelabuhan. Pertengahan Januari lalu, Bea dan Cukai Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menindak kontainer-kontainer yang diurus Heri karena diduga dokumen pemberitahuannya berbeda dengan isinya.

Heri menyangkal melakukan kecurangan. “Pelabuhan itu lapak saya, piring saya. Jadi tak mungkin saya kotori,” katanya kepada Linda Trianita dari Tempo pada Jumat pekan lalu. Perusahaannya melayani beberapa importir besar di Jakarta, seperti Gito alias Blu-Ray dan PT Mitra Inti Niaga.

Kenapa kontainer-kontainer PT Mitra Inti Niaga yang Anda urus di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, digeledah tim Bea dan Cukai?

Pemeriksaan dilakukan tim Bea-Cukai dan Inspektorat Bidang Investigasi Kementerian Keuangan melalui nota hasil intelijen pada 14 Januari lalu. Pemeriksaan dua-tiga hari. Ada sebelas kontainer. Satu kontainer terdapat garmen, yang lainnya tas. Kami kaget karena ada satu kontainer yang tertukar pemberitahuan impor barangnya sehingga menjadi persoalan.

Menurut dokumen pemberitahuan impor barang, jumlah kontainer hanya sepuluh.…

Barang dari Cina ini ada sebelas kontainer dalam enam pemberitahuan impor barang. Delapan kontainer sesuai, tiga lainnya tidak. Pihak agen kapal dan pelayaran salah menulis isi kontainer. Saya membayar sesuai dengan dokumen saja.

Kami mendapat informasi di setiap kontainer ada garmen dan lampu, yang bea masuknya cukup besar. Anda diduga memanipulasi isi kontainer agar bisa menghindari pembayaran bea masuk yang tinggi?

Itu tidak benar. Kami sudah meminta konfirmasi kepada pihak Cina dan mereka mengakui salah input data nomor kontainer di dokumen bill of lading.

Kenapa PT Mitra Inti Niaga yang berkantor di Jakarta memasukkan barang impornya dari Tanjung Emas, bukan dari Tanjung Priok yang lebih dekat?

Saya memilih lewat Semarang karena proses penyelesaian terkait dengan logistik meliputi biaya repo dan waktu memproses kontainer keluar hanya satu hari dibanding di Priok yang selama lima hari. Di Priok, prosesnya juga lama. Secara ekonomi, waktu ataupun biaya lebih murah dan cepat di Semarang. Banyak perusahaan lain melakukan hal yang sama dengan saya, memilih clearance di Semarang.

Bagaimana Anda mendapatkan jalur kuning?

Saya mendapatkan jalur kuning otomatis by system. Hal ini dimungkinkan karena selama ini barang saya ketika diperiksa selalu sesuai. Kami memperoleh jalur kuning sejak Oktober 2018. Saat awal PT Mitra Inti memasukkan barang impor dari Tanjung Emas, sejak Maret 2018, mendapatkan jalur merah.

Biasanya apa yang diimpor?

Untuk PT Mitra ini dari customer adalah tas.

Soal temuan impor garmen?

Itu perusahaan lain. Saya pegang beberapa perusahaan. Saya bekerja di lapangan bersama tim.

Kabarnya garmen-garmen itu milik importir bernama Gito alias Blu-Ray?

Ini adalah perusahaan konsolidator, milik orang banyak. Kami membantu mengurus pembelian barang dan menyediakan tempat di Cina, pembayaran pajak-nya, invoice, dan segala macam. Dalam satu kontainer banyak customer. Tapi kami bukan broker dan bukan calo.

Sumber kami menyebutkan Anda membayar kontainer-kontainer itu di bawah Rp 100 juta alias di bawah harga yang seharusnya.…

Kami tidak membayar di bawah Rp 100 juta. Saya tidak berani melakukan hal seperti itu. Pelabuhan itu lapak saya, piring saya. Tak mungkin saya kotori.



Hukum 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.