Robohnya Rumah Kami - majalah.tempo.co ‚Äč

Robohnya Rumah Kami

Rabu, 6 Juni 2018 21:32 WIB

MUTIAH sedang menunggu bakul sayur datang ketika dua perempuan cekcok di depan rumahnya di Dusun Gerepek, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu tiga pekan lalu. Dari balik kaca jendela, Mutiah menyaksikan perkelahian dan tak beringsut dari tempatnya berdiri sampai ia menyadari bahaya sedang mengintai.

Robohnya Rumah Kami
Diskriminasi terhadap pemeluk agama minoritas berakar jauh ke zaman Sukarno. Disebabkan oleh abainya pemerintah hingga menjadi komoditas politik.

Baca Juga

  • Anwar Usman: Obat Pusing India
  • Sha Inne Febriyanti: Demi Kebaya
  • Disutopia
  • Berdakwah Lewat Musik
  • MUTIAH sedang menunggu bakul sayur datang ketika dua perempuan cekcok di depan rumahnya di Dusun Gerepek, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu tiga pekan lalu. Dari balik kaca jendela, Mutiah menyaksikan perkelahian dan tak beringsut dari tempatnya berdiri sampai ia menyadari bahaya sedang mengintai.

    Pertengkaran tersebut mengundang warga Dusun Gerepek berduyun-duyun ke pekarangan rumah Mutiah. Massa tiba-tiba beringas begitu mengetahui perk

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Tempo

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini