Mereka Enggan Kembali - majalah.tempo.co ‚Äč

Mereka Enggan Kembali

Minggu, 8 Oktober 2017 00:00 WIB

ANWAR Begum kini tak lagi mempercayai pemerintah Myanmar. Sudah tiga kali perempuan Rohingya itu melarikan diri dari kampung halamannya di Rakhine, negara bagian Myanmar yang berbatasan dengan Bangladesh. Dia memilih tinggal di sebuah kamp pengungsi di Bangladesh, yang ditempatinya lebih dari satu bulan terakhir. "Saya tidak ingin kembali," katanya.

Perempuan 55 tahun itu ikut dalam gelombang eksodus terbaru warga Rohingya ke Bangladesh. Sejak akhir Agustus lalu, sedikitnya 501 ribu orang Rohingya terpaksa kabur dari desa-desa mereka di Rakhine. Mereka menyelamatkan diri dari serbuan pasukan Tatmadaw atau militer Myanmar. Di negeri jiran, mereka menyesaki kamp-kamp penampungan, hidup berimpitan dengan 400 ribu pengungsi yang lebih dulu ada di sana.

Mereka Enggan Kembali
Pemerintah Myanmar dan Bangladesh menyepakati mekanisme pemulangan pengungsi Rohingya. Tak menyelesaikan akar krisis pengungsi.

ANWAR Begum kini tak lagi mempercayai pemerintah Myanmar. Sudah tiga kali perempuan Rohingya itu melarikan diri dari kampung halamannya di Rakhine, negara bagian Myanmar yang berbatasan dengan Bangladesh. Dia memilih tinggal di sebuah kamp pengungsi di Bangladesh, yang ditempatinya lebih dari satu bulan terakhir. "Saya tidak ingin kembali," katanya.

Perempuan 55 tahun itu ikut dalam gelombang eksodus terbaru warga Rohingya ke Bangladesh. Sejak akh

...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 5 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Administrator

Anda belum Login/Register. Dapatkan

5 artikel gratis setelah Register.