Hikayat Granat dari Kazanlak - majalah.tempo.co ‚Äč

Hikayat Granat dari Kazanlak

Minggu, 8 Oktober 2017 00:00 WIB

RAPAT di ruang pertemuan Gudang Unex Area Kargo Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, dimulai menjelang isya, Selasa pekan lalu. Pesertanya berasal dari Kepolisian RI, Tentara Nasional Indonesia, dan Direktorat Jenderal Bea-Cukai.

Ada sekitar 20 orang di ruang itu, termasuk Kepala Korps Brigade Mobil Polri Inspektur Jenderal Murad Ismail dan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Mayor Jenderal Hartomo. Mereka meriung untuk membicarakan keberadaan 280 pucuk pelontar granat 40 x 46 milimeter Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) dan 5.932 butir granat 40 x 46 mm RLV-HEFJ milik Brimob yang dibeslah di Gudang Unex.

Hikayat Granat dari Kazanlak
Amunisi senjata Polri yang ditahan di bandara ternyata mematikan. Pengadaan senjata dan granat tersebut ditengarai melabrak aturan. Mengucilkan industri pertahanan dalam negeri.

RAPAT di ruang pertemuan Gudang Unex Area Kargo Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, dimulai menjelang isya, Selasa pekan lalu. Pesertanya berasal dari Kepolisian RI, Tentara Nasional Indonesia, dan Direktorat Jenderal Bea-Cukai.

Ada sekitar 20 orang di ruang itu, termasuk Kepala Korps Brigade Mobil Polri Inspektur Jenderal Murad Ismail dan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Mayor Jenderal Hartomo. Mereka meriung untuk membicarakan keberad

...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 5 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Administrator

Anda belum Login/Register. Dapatkan

5 artikel gratis setelah Register.