Hikayat Granat dari Kazanlak - majalah.tempo.co

Hikayat Granat dari Kazanlak

Minggu, 8 Januari0 2017 00:00 WIB

RAPAT di ruang pertemuan Gudang Unex Area Kargo Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, dimulai menjelang isya, Selasa pekan lalu. Pesertanya berasal dari Kepolisian RI, Tentara Nasional Indonesia, dan Direktorat Jenderal Bea-Cukai.

Ada sekitar 20 orang di ruang itu, termasuk Kepala Korps Brigade Mobil Polri Inspektur Jenderal Murad Ismail dan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Mayor Jenderal Hartomo. Mereka meriung untuk membicarakan keberadaan 280 pucuk pelontar granat 40 x 46 milimeter Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) dan 5.932 butir granat 40 x 46 mm RLV-HEFJ milik Brimob yang dibeslah di Gudang Unex.

Hikayat Granat dari Kazanlak
Amunisi senjata Polri yang ditahan di bandara ternyata mematikan. Pengadaan senjata dan granat tersebut ditengarai melabrak aturan. Mengucilkan industri pertahanan dalam negeri.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • RAPAT di ruang pertemuan Gudang Unex Area Kargo Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, dimulai menjelang isya, Selasa pekan lalu. Pesertanya berasal dari Kepolisian RI, Tentara Nasional Indonesia, dan Direktorat Jenderal Bea-Cukai.

    Ada sekitar 20 orang di ruang itu, termasuk Kepala Korps Brigade Mobil Polri Inspektur Jenderal Murad Ismail dan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Mayor Jenderal Hartomo. Mereka meriung untuk membicarakan keberad

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini