Barter Politik Kabinet Kerja - majalah.tempo.co ‚Äč

Barter Politik Kabinet Kerja

Senin, 7 Agustus 2017 00:00 WIB

Presiden Joko Widodo semestinya tidak menjadikan kursi menteri sebagai alat negosiasi politik. Desas-desus soal perombakan kabinet sudah mengarah pada politik dagang sapi. Rencana pergantian menteri tidak didasari oleh evaluasi kinerja, tapi oleh konsesi politik.

Rencana itu dipicu sikap Partai Amanat Nasional, yang dianggap nakal. Partai ini mendapat jatah pos Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang diisi Asman Abnur. Posisi Asman kini terancam setelah PAN bersikap kritis terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Organisasi Kemasyarakatan dan Undang-Undang Pemilihan Umum.

Barter Politik Kabinet  Kerja
Rencana penggantian menteri dipicu ulah partai penyokong pemerintah. Politik dagang sapi.

Presiden Joko Widodo semestinya tidak menjadikan kursi menteri sebagai alat negosiasi politik. Desas-desus soal perombakan kabinet sudah mengarah pada politik dagang sapi. Rencana pergantian menteri tidak didasari oleh evaluasi kinerja, tapi oleh konsesi politik.

Rencana itu dipicu sikap Partai Amanat Nasional, yang dianggap nakal. Partai ini mendapat jatah pos Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang diisi Asman

...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 5 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Administrator

Anda belum Login/Register. Dapatkan

5 artikel gratis setelah Register.