Tentang Manusia, Benda, dan Konektivitas - majalah.tempo.co

Tentang Manusia, Benda, dan Konektivitas

Senin, 17 Juli 2017 00:00 WIB

Di antara semua paviliun, Indonesia menempati ruang yang tergolong mungil. Di ruang berukuran 70 meter persegi di aula Arsenale, Venesia, Italia, itu, perupa Tintin Wulia memamerkan karyanya yang menautkan seni, kamera, akses Internet, dan layar video secara digital. Ia berkisah tentang kenyataan dan masa depan kelangsungan hidup manusia yang berinteraksi.

Tentang Manusia, Benda, dan Konektivitas
Pameran seni rupa Biennale Venesia ke-57 sedang bergulir. Untuk pertama kalinya pemerintah Indonesia, melalui Badan Ekonomi Kreatif, secara resmi hadir di sana.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • Di antara semua paviliun, Indonesia menempati ruang yang tergolong mungil. Di ruang berukuran 70 meter persegi di aula Arsenale, Venesia, Italia, itu, perupa Tintin Wulia memamerkan karyanya yang menautkan seni, kamera, akses Internet, dan layar video secara digital. Ia berkisah tentang kenyataan dan masa depan kelangsungan hidup manusia yang berinteraksi.

    Di ruangan kecil itu, tersaji tiga proyek kembar Tintin, yaitu Not Alone, Under the Sun, d

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini