Jejak Purba di Gua Sangkulirang-Mangkalihat - majalah.tempo.co

Jejak Purba di Gua Sangkulirang-Mangkalihat

Senin, 15 Mei 2017 00:00 WIB

Sinar matahari terasa menyengat ketika Tempo tiba di mulut Gua Tewet di kaki Gunung Gergaji, Kalimantan Timur, pertengahan April lalu. Siang itu, sinar matahari cukup menerangi ruangan gua. Setelah berjalan sepuluh langkah masuk ke gua, tepat di dinding cadas setinggi sekitar 4,8 meter, tampak gambar telapak tangan berwarna merah kehitaman. Ukurannya hampir sama dengan telapak tangan manusia pada umumnya, panjangnya sekitar 20 sentimeter dan lebar kira-kira 13 sentimeter. Berjalan menanjak ke sekitar dua meter lagi, jumlah gambar telapak tangan semakin banyak di dinding-dinding gua yang jaraknya hanya beberapa sentimeter di atas kepala.

Pada dinding-dinding ruangan Gua Tewet seluas sekitar 137,76 meter persegi itu terdapat lebih dari 50 gambar cadas purba yang kondisinya masih bagus. Sebagian besar berupa gambar telapak tangan dan binatang menyerupai rusa. Keberadaan gambar cadas di gua yang berada di Gunung Gergaji itu sebetulnya sudah diketahui penduduk setempat puluhan tahun silam. Namun hal itu baru terekspos ke publik pada sekitar 1994, ketika serombongan peneliti dari dalam dan luar negeri yang didampingi Pindi Setiawan, peneliti gambar cadas dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, tertarik menelitinya.

Jejak Purba di Gua Sangkulirang-Mangkalihat
Gambar-gambar cadas berusia puluhan ribu tahun menghiasi puluhan gua di kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Para peneliti yakin bahwa gambar cadas yang didominasi lukisan telapak tangan dan aneka binatang itu merupakan jejak prasejarah tertua di dunia. Gambar-gambar di dinding gua berbentuk tangan dan rusa itu diperkirakan berumur 40 ribu tahun, lebih tua daripada gambar cadas yang ada di Prancis. Namun sejumlah ancaman mengintai kelestarian kawasan cagar budaya Sangkulirang-Mangkalihat yang sedang diusulkan menjadi situs warisan budaya dunia itu.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • Sinar matahari terasa menyengat ketika Tempo tiba di mulut Gua Tewet di kaki Gunung Gergaji, Kalimantan Timur, pertengahan April lalu. Siang itu, sinar matahari cukup menerangi ruangan gua. Setelah berjalan sepuluh langkah masuk ke gua, tepat di dinding cadas setinggi sekitar 4,8 meter, tampak gambar telapak tangan berwarna merah kehitaman. Ukurannya hampir sama dengan telapak tangan manusia pada umumnya, panjangnya sekitar 20 sentimeter dan leba

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini