Membendung Organisasi Radikal - majalah.tempo.co

Membendung Organisasi Radikal

Senin, 15 Mei 2017 00:00 WIB

NIAT pemerintah menuntut pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ke pengadilan semestinya tak perlu menimbulkan pro dan kontra berkepanjangan. Dalam negara demokrasi, membungkam aliran pemikiran berbeda memang seharusnya dihindari. Meski demikian, ketika pemikiran itu berupa upaya mengganti dasar negara, langkah strategis harus diambil.

Bahkan sesungguhnya langkah pembubaran saja tidak cukup. Basis massa HTI telanjur mengakar. Pola rekrutmen berbasis ideologi dan sistematis membuat kelompok ini menarik banyak pengikut. Mereka tak hanya mampu mempesona kalangan arus bawah, tapi juga menarik kelompok menengah dan atas.

Membendung Organisasi Radikal
Dasar hukum melarang penggantian dasar negara harus diperkuat. Tanpa itu, organisasi radikal tetap hidup.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • NIAT pemerintah menuntut pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ke pengadilan semestinya tak perlu menimbulkan pro dan kontra berkepanjangan. Dalam negara demokrasi, membungkam aliran pemikiran berbeda memang seharusnya dihindari. Meski demikian, ketika pemikiran itu berupa upaya mengganti dasar negara, langkah strategis harus diambil.

    Bahkan sesungguhnya langkah pembubaran saja tidak cukup. Basis massa HTI telanjur mengakar. Pola rekrutmen be

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini