Bahaya pasal penistaan agama - majalah.tempo.co ‚Äč

Bahaya pasal penistaan agama

Senin, 15 Mei 2017 00:00 WIB

PERTANYAAN ekstrem setelah Basuki Tjahaja Purnama dihukum adalah benarkah Indonesia sedang menuju negara teokrasi. Vonis dua tahun penjara buat Gubernur Jakarta yang dinyatakan bersalah menodai agama itu telah mencederai reputasi Indonesia sebagai negara demokratis, moderat, dan toleran.

Masalah berpusat pada pasal penodaan agama dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pasal ini sangat mudah disalahgunakan, salah satunya untuk kepentingan politik. Aturan inilah yang dipakai Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk menghukum Basuki. Tidak ada perbedaan pendapat pada lima hakim yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Dwiarso Budi Santiarto-yang sehari setelah vonis dipromosikan sebagai hakim tinggi.

Bahaya pasal penistaan agama

Baca Juga

  • Agar Mudik dengan Motor Aman
  • Sorotan Otomatis Lampu Mobil
  • Teror terhadap Ahmadiyah
  • Dana Wakaf Penopang Usaha Mikro
  • PERTANYAAN ekstrem setelah Basuki Tjahaja Purnama dihukum adalah benarkah Indonesia sedang menuju negara teokrasi. Vonis dua tahun penjara buat Gubernur Jakarta yang dinyatakan bersalah menodai agama itu telah mencederai reputasi Indonesia sebagai negara demokratis, moderat, dan toleran.

    Masalah berpusat pada pasal penodaan agama dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Pasal ini sangat mudah disalahgunakan, salah satunya untuk kepentingan politi

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini