Anak Banteng di Atas Hukum - majalah.tempo.co

Anak Banteng di Atas Hukum

Senin, 17 April 2017 00:00 WIB

SEBUAH Ferrari abu-abu metalik menghantam seorang polisi bersepeda motor, menyeret tubuhnya di jalan beraspal, kemudian melesat cepat meninggalkan mayat yang koyak. Mengikuti tetesan oli rem yang tercecer di sepanjang jalan, polisi Bangkok mendapati jejak mobil mewah itu masuk melintasi gerbang rumah keluarga terkaya di Thailand.

Hampir lima tahun berlalu sejak insiden maut pada awal September 2012 itu. Sampai sekarang, pemeriksaan pengadilan atas Vorayuth Yoovidhya alias "Boss"-ahli waris perusahaan minuman berenergi berskala global, Red Bull-tak juga tuntas. Setiap kali pengadilan memanggil, pengacara Vorayuth yang selalu muncul dengan berbagai alasan: kliennya sedang sakit atau berada di luar negeri untuk urusan bisnis.

Anak Banteng di Atas Hukum
Ahli waris konglomerat Red Bull tak pernah diadili meski menabrak polisi sampai mati. Keluarga terkaya di Thailand seperti kebal hukum.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • SEBUAH Ferrari abu-abu metalik menghantam seorang polisi bersepeda motor, menyeret tubuhnya di jalan beraspal, kemudian melesat cepat meninggalkan mayat yang koyak. Mengikuti tetesan oli rem yang tercecer di sepanjang jalan, polisi Bangkok mendapati jejak mobil mewah itu masuk melintasi gerbang rumah keluarga terkaya di Thailand.

    Hampir lima tahun berlalu sejak insiden maut pada awal September 2012 itu. Sampai sekarang, pemeriksaan pengadilan a

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini