Bumi-Datar - majalah.tempo.co

Bumi-Datar

Senin, 20 Maret 2017 00:00 WIB

Columbus mengarungi samudra dan menemukan sebuah benua yang ia sangka Asia. Ia tidak sedang menyangkal Injil.

Memang sampai hari ini banyak yang percaya, (termasuk Presiden Obama), ia telah menangkis orang-orang kolot, terutama di Gereja Katolik, yang menganggap bumi datar seperti cakram. Tapi tak demikian sejarah mencatat. Pada 3 Agustus 1492 itu, ketika kapal Santa Maria dan dua kapal lain angkat sauh dari Paola de la Frontera menuju Asia melalui Atlantik, 88 awak kapal itu, seperti umumnya orang awam maupun cendekiawan zaman itu juga hierarki Gereja sudah biasa dengan pengetahuan bahwa bumi berbentuk bola.

Bumi-Datar

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • Columbus mengarungi samudra dan menemukan sebuah benua yang ia sangka Asia. Ia tidak sedang menyangkal Injil.

    Memang sampai hari ini banyak yang percaya, (termasuk Presiden Obama), ia telah menangkis orang-orang kolot, terutama di Gereja Katolik, yang menganggap bumi datar seperti cakram. Tapi tak demikian sejarah mencatat. Pada 3 Agustus 1492 itu, ketika kapal Santa Maria dan dua kapal lain angkat sauh dari Paola de la Frontera menuju Asi

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini