Tersandung Perintah Jaksa Agung - majalah.tempo.co

Tersandung Perintah Jaksa Agung

Senin, 13 Februari 2017 00:00 WIB

YULIANTO melenggang keluar dari kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Senin siang pekan lalu. Kepala Subdirektorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung ini, beserta lima anak buahnya, kembali ke Jakarta lebih awal. Soalnya, rencana mereka memeriksa Dahlan Iskan batal. "DI (Dahlan Iskan) membuat surat dan memberitahukan kondisinya tidak sehat," kata Yulianto, Senin pekan lalu.

Pemanggilan Dahlan kali ini merupakan tindak lanjut atas penerbitan surat perintah penyidikan yang diteken Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Fadil Zumhana pada 26 Januari lalu. Kejaksaan Agung menetapkan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik jenis minibus dan bus eksekutif.

Tersandung Perintah Jaksa Agung
Berbekal salinan putusan kasasi, Kejaksaan Agung menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka korupsi mobil listrik. Dianggap janggal dan tergesa-gesa.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • YULIANTO melenggang keluar dari kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Senin siang pekan lalu. Kepala Subdirektorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung ini, beserta lima anak buahnya, kembali ke Jakarta lebih awal. Soalnya, rencana mereka memeriksa Dahlan Iskan batal. "DI (Dahlan Iskan) membuat surat dan memberitahukan kondisinya tidak sehat," kata Yulianto, Senin pekan lalu.

    Pemanggilan Dahlan kali ini merupaka

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini