Pelacak Zat Berbahaya - majalah.tempo.co

Pelacak Zat Berbahaya

Senin, 9 Januari 2017 00:00 WIB

Kandungan merkuri dalam makanan, obat-obatan, dan produk kosmetik kadang sulit terlacak oleh konsumen. Padahal zat berbahaya ini memiliki daya rusak yang besar. Alasan itu kemudian mendorong lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada membuat alat pelacak yang diberi nama Mercury Auto-Detection System (MADS).

Kelima penemu itu adalah Andy Aulia Prahardika, Al Birru Kausal, Luthfia Adila, I Made Adhi Wiryawan, dan Tirta Inovan, yang mulai melakukan riset sejak akhir 2015. Riset ini adalah pengembangan hasil penelitian Chandra Wahyu Purnomo, dosen pembimbing kelimanya. Dua tahun lalu, Chandra membuat alat pendeteksi boraks pada makanan. Dari sini, Andy, yang jadi ketua tim MADS, berpikir membuat pendeteksi merkuri karena prihatin terhadap maraknya penggunaan kosmetik berbahan air raksa.

Pelacak Zat Berbahaya

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • KANDUNGAN merkuri dalam makanan, obat-obatan, dan produk kosmetik kadang sulit terlacak oleh konsumen. Padahal zat berbahaya ini memiliki daya rusak yang besar. Alasan itu kemudian mendorong lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada membuat alat pelacak yang diberi nama Mercury Auto-Detection System (MADS).

    Kelima penemu itu adalah Andy Aulia Prahardika, Al Birru Kausal, Luthfia Adila, I Made Adhi Wiryawan, dan Tirta Inovan, yang mula

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini