Perang Bintang di Badan Antinarkoba - majalah.tempo.co

Perang Bintang di Badan Antinarkoba

Minggu, 28 Juli 2013 00:00 WIB

BEGINILAH akibatnya kalau sebuah perkara kriminal sengaja ditutup-tutupi, dipetieskan, atau dibiarkan menguap ditelan awan. Muslihat yang sudah mentradisi dan lazim terjadi di kepolisian karena menyangkut kasus personelnya sendiri ini tentu akan berdampak buruk pula. Selain persoalannya jadi menggantung, tak jelas pula siapa yang sesungguhnya bersalah lantaran telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Tengok saja perkara seorang anggota Badan Reserse Kriminal, Komisaris Polisi Albert Dedi. Ia ketahuan menyelinap ke ruang tata usaha yang berhadapan dengan ruangan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Jozua Mamoto. Dari rekaman televisi sirkuit, tampak bahwa bekas anggota staf BNN itu sembunyi-sembunyi masuk pada malam hari mengambil sejumlah dokumen penting. Sungguh aneh jika Badan Reserse Kriminal buru-buru memastikan Albert cuma mengambil slip gaji.

Perang Bintang di Badan Antinarkoba

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • BEGINILAH akibatnya kalau sebuah perkara kriminal sengaja ditutup-tutupi, dipetieskan, atau dibiarkan menguap ditelan awan. Muslihat yang sudah mentradisi dan lazim terjadi di kepolisian karena menyangkut kasus personelnya sendiri ini tentu akan berdampak buruk pula. Selain persoalannya jadi menggantung, tak jelas pula siapa yang sesungguhnya bersalah lantaran telah melakukan perbuatan melawan hukum.

    Tengok saja perkara seorang anggota Badan Res

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini